Sewaktu masih aktif sebagai Menhan pada 2019, ia menerima penghargaan bergengsi berupa Bintang Penghargaan Veteran Tertinggi dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua Umum LVRI saat itu, Letjen TNI (Purn) Rais Abin.
Setelah periode jabatannya usai pada 2019, Ryamizard melakukan serah terima jabatan Menteri Pertahanan kepada Prabowo Subianto, yang kemudian menjabat sebagai Menhan dari 2019 hingga 2024.
Gelar Doktor Kehormatan dan Warisan Terakhir
Di usia senjanya, pengabdian Ryamizard di bidang pertahanan tetap diakui. Pada tahun 2021, Universitas Pertahanan (Unhan) RI memberikan anugerah tertinggi berupa Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dalam Ilmu Pertahanan, khususnya bidang Perang Semesta.
Baca Juga:Harga BBM Pertamina Hari Ini 31 Mei 2026: Stabil di Minggu Terakhir, 3 Jenis Nonsubsidi Tercatat Naik DrastisHarga BBM Pertamina Hari Ini 31 Mei 2026: Pertamax Turbo Rp19.900, Daftar Lengkap Wilayah
Penganugerahan tersebut disaksikan langsung oleh Prabowo Subianto yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pemikiran dan dedikasi Ryamizard sebagai “Bapak Bela Negara” tetap hidup hingga akhir hayatnya.
Kepergian Jenderal Purnawirawan berusia 76 tahun ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan institusi TNI. Ia dikabarkan meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.
