“Tapi ini adalah strategis, ini adalah kenapa Indonesia akan bangkit dengan hebat saudara-saudara sekalian. Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat,” pungkasnya.
Program Swasembada Pangan Jadi Prioritas
Pernyataan Prabowo ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam program swasembada pangan yang menjadi salah satu prioritas utama Kabinet Merah Putih. Berbagai program telah diluncurkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, termasuk di wilayah Cirebon dan Ciayumajakuning yang merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Barat.
Keterlibatan TNI dan Polri dalam program pertanian bukanlah hal baru. Sejak beberapa tahun terakhir, aparat keamanan kerap dilibatkan dalam program-program seperti pompanisasi, optimalisasi lahan rawa, hingga pendampingan petani di berbagai daerah. Hal ini bertujuan untuk mempercepat target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah.
Baca Juga:Momen Gokil di NU Bangkalan: Tepuk Tangan Bahlil Paling Keras, Prabowo Gurau Soal BBMUsai Temui Prabowo di Hambalang, John Herdman Pasang Target Besar: Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030
Di Cirebon sendiri, program-program pertanian berbasis keterlibatan multi-sektor telah berjalan. Para petani di wilayah tersebut mendapatkan pendampingan dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan setempat, untuk meningkatkan hasil panen dan efisiensi biaya produksi.
Apresiasi untuk Petani dan Nelayan
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para petani dan nelayan yang telah menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional. Ia menyebut bahwa perjuangan para petani dan nelayan sangat berarti bagi keberlangsungan hidup bangsa.
Acara Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan 2026 di Gorontalo menjadi ajang bagi pemerintah untuk memberikan penghargaan dan dukungan kepada para pelaku usaha di sektor pertanian dan perikanan. Berbagai program bantuan dan insentif juga diumumkan untuk mendorong produktivitas di kedua sektor tersebut.
Tahukah Anda? Program keterlibatan TNI dan Polri dalam urusan pertanian sebenarnya sudah berjalan sejak era pemerintahan sebelumnya, namun terus diperkuat di era Kabinet Merah Putih. Selain membantu menggenjot produksi pangan, keterlibatan aparat keamanan juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI/Polri dengan masyarakat di pedesaan. Di Cirebon, program-program seperti pembuatan embung, perbaikan irigasi, dan pendampingan teknis pertanian telah melibatkan aparat keamanan setempat. Hasilnya, produktivitas pertanian di wilayah Ciayumajakuning menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam dua tahun terakhir, sehingga diharapkan target swasembada pangan nasional dapat segera tercapai.
