RADARCIREBON.TV – Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena mengkhawatirkan terkait kesehatan masyarakat Indonesia. Ia menyebut banyak anak muda di Tanah Air yang terjangkit penyakit kanker paru-paru, meskipun mereka bukan perokok aktif. Hal ini diduga kuat disebabkan oleh paparan bahan kimia berbahaya yang berasal dari atap asbes atau seng yang berkarat.
Pernyataan ini disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, pada Kamis (30/7/2026). Menurutnya, penggunaan material atap seperti seng yang mudah berkarat dan asbes sangat tidak baik bagi kesehatan dan berpotensi menjadi pemicu penyakit paru-paru mematikan.
“Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari. Orang-orang muda sudah kena kanker paru-paru padahal dia enggak merokok. Dari mana? Ya dari karat, dari asbes, dari macam-macam kimiawi,” kata Prabowo.
Baca Juga:Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN 2026, Tekankan ASN Harus Melayani RakyatPrabowo: Semua Pakar Ramalkan Ekonomi RI Lampaui Negara Eropa dalam 25 Tahun
Bahaya Asbes dan Karat yang Tak Terlihat
Asbes selama ini masih digunakan luas di Indonesia sebagai material atap rumah. Namun, bahan ini menyimpan bahaya besar karena serat-serat halus asbes bisa lepas dan terhirup manusia. Begitu terhirup, serat itu akan masuk ke paru-paru dan menetap seumur hidup, menyebabkan asbestosis, kanker paru, hingga mesothelioma, jenis kanker langka pada selaput paru.
Bahaya serat asbes sering kali tidak disadari karena dampaknya baru terasa 20 hingga 40 tahun setelah paparan pertama. Menurut data Global Burden of Disease (GBD) tahun 2019, di Indonesia terdapat 1.661 kematian akibat paparan asbes di tempat kerja, yang 82 persennya merupakan kanker paru-paru. Jumlah ini diperkirakan akan meningkat menjadi sekitar 3.000 jiwa pada tahun 2040 jika penggunaan asbes tidak segera dikurangi.
Selain asbes, Presiden Prabowo juga menyoroti bahaya karat dari atap seng. “Seng ini cepat berkarat, karat ini tidak baik untuk kesehatan. Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari,” ujarnya.
Prabowo Dorong Gentengisasi Nasional
Presiden Prabowo mendorong langkah masif untuk mengganti atap rumah berbahan seng dan asbes di seluruh Indonesia. Ia mengingatkan bahwa bangsa Indonesia sejatinya tidak pernah menggunakan seng, melainkan telah mengenal genteng dan ijuk sebagai material atap tradisional yang lebih aman.
