Kekecewaan Kanada di Piala Dunia 2026, Lolos ke 32 Besar Tapi Harus Tinggalkan Kandang Lebih Cepat

Timnas Kanada
Timnas Kanada foto : @canadasoccer
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Kebahagiaan Timnas Kanada yang berhasil lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya dalam sejarah harus tercampur dengan kekecewaan. Harapan untuk terus bertanding di dalam negeri hingga babak 16 besar kandas setelah skuad The Maple Leaf harus mengakui keunggulan Swiss dengan skor 1-2 pada laga terakhir fase grup, Kamis (25/6/2026). Hasil ini membuat Kanada finis sebagai runner-up Grup B dengan empat poin, di bawah Swiss yang kokoh di puncak dengan tujuh poin. Akibatnya, mereka harus bertandang ke Amerika Serikat lebih cepat dari rencana, tepatnya sejak babak 32 besar.

Kekalahan dari Swiss Mengubah Segalanya

Kanada memulai petualangan Piala Dunia 2026 dengan hasil yang cukup menjanjikan. Mereka bermain di kandang sendiri, sekali di Toronto dan dua kali di Vancouver. Sebagai tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Meksiko, Kanada memiliki keuntungan besar untuk bermain di hadapan pendukungnya sendiri selama fase grup. Bahkan, jika mampu finis sebagai juara grup, mereka berpeluang terus bertanding di dalam negeri sampai babak 16 besar.

Namun, kekalahan 1-2 dari Swiss di laga terakhir mengubah semua rencana. Dengan empat poin dari tiga pertandingan, Kanada harus puas berada di posisi kedua di bawah Swiss yang mengoleksi tujuh poin. Hasil ini membuat mereka harus segera meninggalkan tanah air dan bermain di Amerika Serikat sejak babak 32 besar.

Baca Juga:Spanyol Hadapi Laga Hidup Mati Lawan Uruguay, Pedri Wanti-wanti soal Fisik dan IntensitasHasil Piala Dunia 2026 Hari Ini: Belanda Juara Grup F, Jerman Tetap Lolos Meski Tumbang

Lawan Berat Menanti di Los Angeles

Kekalahan dari Swiss membuat Kanada harus menghadapi runner-up Grup A, Afrika Selatan, di Los Angeles Stadium, California pada Senin (29/6/2026) pukul 02.00 WIB. Ini adalah ujian berat bagi skuad asuhan Jesse Marsch karena mereka harus tampil di hadapan penonton tandang yang kemungkinan besar akan mendukung lawan.

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, mengaku kecewa dengan hasil yang didapat. Namun, ia tidak bisa berbuat apa-apa selain menerima kenyataan dan mempersiapkan timnya sebaik mungkin untuk laga selanjutnya.

“Saya pernah mengikuti Piala Dunia dan memiliki sejumlah momen besar dalam karier, dan ketika Anda meraih satu kemenangan besar, membangun momentum dari situ sangat penting,” ujar Marsch kepada TSN, merujuk kemenangan 6-0 atas Qatar di laga kedua Grup B.

0 Komentar