RADARCIREBON.TV – Spanyol masih harus berjuang mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Di laga terakhir fase grup, Sabtu (27/6/2026) pukul 07.00 WIB, anak asuh Luis de la Fuente akan berhadapan dengan Uruguay di Estadio Akron, Guadalajara. Meski saat ini memimpin klasemen Grup H, posisi La Roja belum aman. Mereka baru mengumpulkan empat poin dari hasil imbang 0-0 melawan Tanjung Verde dan kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi. Situasi ini membuat laga kontra La Celeste menjadi penentu utama kelolosan mereka ke fase gugur.
Situasi klasemen Grup H memang masih sangat cair. Spanyol memuncaki klasemen dengan empat poin, unggul dua angka dari Uruguay dan Tanjung Verde yang sama-sama mengoleksi dua poin. Arab Saudi berada di dasar klasemen dengan satu poin. Kondisi ini membuat belum ada satu pun tim yang benar-benar mengunci tiket ke babak 32 besar.
Bagi Spanyol, situasi terlihat lebih nyaman. Hasil imbang kontra Uruguay sudah cukup untuk memastikan langkah mereka ke fase gugur. Namun, menghadapi tim sekelas Uruguay yang sedang terdesak dan membutuhkan kemenangan, hasil imbang bukanlah sesuatu yang mudah didapat. Di sisi lain, nasib Uruguay jauh lebih berat. La Celeste wajib meraih kemenangan jika ingin memastikan tiket ke babak 32 besar tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan lain antara Tanjung Verde dan Arab Saudi.
Baca Juga:1 Poin dari 3 Laga, Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pelatih Berharap Bukan yang TerakhirSama-Sama Incar Poin Penuh, Pertandingan Sengitnya Spanyol vs Arab Saudi Piala Dunia 2026 Live TVRI Malam Ini
Gelandang Spanyol, Pedri, menyadari betul bahwa laga ini akan berjalan sangat sulit. Ia meyakini Uruguay akan tampil dengan intensitas tinggi dan bermain habis-habisan karena tidak punya pilihan lain.
“Bagi saya mereka itu tim yang intens banget, mereka tidak mudah melepas bola. Ini akan jadi pertandingan yang berat dan sulit, mereka sedang mempertaruhkan segalanya,” kata Pedri dikutip dari Mundo Deportivo.
“Saya rasa mereka akan habis-habisan. Terlepas dari bakal banyak tekel atau tidak, ini pertandingan yang amat menuntut fisik, begitulah adanya,” imbuhnya.
“Saat kami memegang bola, kami mendominasi tim manapun, dan itulah yang akan kami coba lakukan,” tegas Pedri.
Kekhawatiran Pedri bukannya tanpa alasan. Spanyol memulai turnamen dengan hasil kurang memuaskan setelah ditahan imbang tanpa gol oleh debutan Tanjung Verde. Namun, mereka langsung bangkit pada laga kedua dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Arab Saudi, di mana Mikel Oyarzabal mencetak dua gol dan wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, turut mencatatkan namanya di papan skor.
