40 Ponpes Di Jawa Barat Dibekali Penguatan UMKM – Video

40 Ponpes Di Jawa Barat Dibekali Penguatan UMKM
0 Komentar

Sebanyak 40 pondok pesantren yang ada di wilayah Jawa Barat dibekali penguatan kemandirian ekonomi UMKM dalam kegiatan yang digelar di Pondok Ilmu Derma Agung (Piderma), Kota Cirebon. Agenda ini sukses terlaksana dengan melibatkan multistakeholder, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga PT Pertamina EP Zona 7.

Perwakilan dari 40 pondok pesantren dari berbagai wilayah di Jawa Barat berkumpul di Piderma, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, untuk mengikuti pembekalan program Penguatan Kemandirian Ekonomi Pesantren. Kegiatan ini melibatkan sinergi lintas sektor, seperti Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pemerintah Kota Cirebon, PT Pertamina EP Zona 7, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU), Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Rumah Edukasi Kenanga, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Program ini dirancang untuk mengembangkan pusat UMKM berbasis pesantren yang mampu menciptakan lapangan usaha baru dan menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Khusus di Jawa Barat, berdasarkan data Kemenko PMK, terdapat sekitar 12.799 pondok pesantren. Jika potensi UMKM di klaster tersebut berkembang, dampaknya dipastikan akan sangat signifikan bagi perekonomian masyarakat luas.

Baca Juga:Talaga Biru Cicerem Hadirkan Wahana Kayak Transparan – VideoSPMB Tahap 1 SMP Negeri Diumumkan – Video

Penjabat (Pj.) Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyebut kegiatan yang digelar di Piderma ini sebagai sebuah terobosan baru dalam pengembangan pesantren, khususnya dalam meningkatkan taraf perekonomian lokal. Pemerintah Kota Cirebon juga menyatakan siap memfasilitasi promosi dan pemasaran produk-produk tersebut melalui Mal UKM.

Pendiri Pondok Pesantren Piderma, Gus Kharis Abbas, mengatakan bahwa setiap pesantren memiliki potensi usaha yang berbeda-beda dan perlu didampingi secara berkala agar mampu berkembang lestari, baik di sektor pertanian, perikanan, produk olahan makanan, maupun sektor lainnya.

Sementara itu, Head of Communication, Relations & CID PT Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, mengatakan bahwa keterlibatan Pertamina EP dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat secara langsung di lingkungan pesantren.

Pesantren Piderma sendiri, yang berdiri di kawasan bekas tambang, telah berhasil mengubah lingkungan sekitar menjadi lebih hijau melalui berbagai kegiatan konservasi dan penanaman tanaman produktif. Melalui kolaborasi kuat antara pesantren, pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan berbagai organisasi pendukung, program ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak pesantren mandiri yang tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.

0 Komentar