RADARCIREBON.TV- Kabar mengejutkan datang dari gelaran Piala Dunia 2026. Kapten sekaligus legenda hidup tim nasional Cape Verde, Ryan Mendes, dilaporkan tengah tersandung kasus dugaan pemerkosaan parah di tengah perjuangan timnya menembus babak gugur.
Melansir laporan dari media terkemuka Brasil, O Globo, skandal kelam ini diduga terjadi sebelum turnamen akbar dimulai, tepatnya saat Mendes membela negaranya dalam ajang FIFA Series di Selandia Baru pada Maret lalu.
Korbannya adalah seorang perempuan asal Brasil yang bertugas sebagai penerjemah tim selama turnamen tersebut.
Baca Juga:Cara Dapat Saldo DANA Gratis Hari Ini, Dijamin Aman dan Bukan Link PhishingCatat! Pendaftaran Magang Nasional 2026 Dimulai Juli, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Dalam kesaksiannya, korban mengaku mengalami kekerasan fisik sebelum akhirnya diperkosa oleh sang pemain di dalam kamar hotel tempat tim menginap.
Sebelum memutuskan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum dan melaporkannya ke kepolisian Selandia Baru, korban dikabarkan sempat mengadukan tindakan keji tersebut ke Federasi Sepak Bola Cape Verde.
Investigasi Berjalan, Mendes Tetap Main
Saat ini, pihak kepolisian Selandia Baru menegaskan bahwa proses penyelidikan terhadap pemain berusia 36 tahun itu tengah berjalan secara intensif.
Anehnya, meski berada di bawah bayang-bayang penyelidikan kasus kriminal berat, Mendes terpantau tetap berangkat dan bermain penuh membela Cape Verde di Piala Dunia 2026.
Ia tercatat selalu turun lapangan dalam laga fase grup melawan tim-tim besar seperti Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.
Kasus yang mulai mencuat ke publik ini sontak membuat induk organisasi sepak bola dunia, FIFA, didesak untuk segera mengambil sikap tegas.
Melansir laporan dari Independent, juru bicara FIFA menyatakan pihaknya belum bisa berkomentar banyak mengenai detail kasus, namun memastikan tidak akan tinggal diam.
Baca Juga:Waspada! Ini Jadwal dan Wilayah yang Diprediksi Alami Puncak Kemarau 2026 Menurut BMKGResmi! Persija Jakarta Boyong Victor Dethan, Winger Muda Timnas Indonesia Gabung 2 Musim
“FIFA menanggapi setiap tuduhan pelanggaran dengan sangat serius, dan telah memiliki prosedur yang jelas bagi siapa pun di dunia sepakbola yang ingin melaporkan suatu insiden,” tulis pernyataan resmi FIFA.
Nasib Cape Verde di Babak 32 Besar
Kehilangan Ryan Mendes tentu akan menjadi pukulan telak bagi tim berjuluk Blue Sharks tersebut.
Mendes bukan sekadar kapten, ia adalah pemegang rekor penampilan terbanyak (caps) dengan 101 laga sekaligus top skor sepanjang masa negaranya lewat torehan 22 gol. Berkat kepemimpinannya pula, Cape Verde secara mengejutkan berhasil lolos ke babak 32 besar.
