3. Menggabungkan Bahan Basah: Masukkan kentang halus, kuning telur, susu hangat (atau campuran ragi), dan mentega ke dalam lubang tepung. Mulailah mengaduk dengan sendok kayu atau spatula hingga semua bahan tercampur rata dan membentuk adonan yang kasar dan lengket.
4. Proses Pengulenan (Ini adalah Langkah Terpenting!): Pindahkan adonan ke permukaan kerja yang sedikit ditaburi tepung. Uleni adonan selama kurang lebih 10-15 menit dengan tangan atau menggunakan mixer dengan pengait adonan (dough hook) dengan kecepatan sedang. Tujuan pengulenan adalah untuk mengembangkan gluten, yaitu protein yang memberikan struktur pada donat. Adonan yang sudah diuleni dengan benar akan menjadi halus, elastis, dan tidak lengket di tangan. Lakukan tes dengan meregangkan adonan; jika bisa diregangkan tipis tanpa robek (window pane test), berarti gluten sudah terbentuk sempurna.
5. Fermentasi Pertama (Proofing): Bulatkan adonan dan masukkan ke dalam mangkuk yang sudah diolesi sedikit minyak. Tutup dengan kain bersih atau plastik wrap. Diamkan di tempat hangat selama 1-1,5 jam, atau hingga adonan mengembang dua kali lipat. Waktu fermentasi bisa lebih cepat di iklim tropis yang hangat.
Baca Juga:Heboh Tapir Dilindungi Dibantai di Lampung! – Pembunuhan Tapir LampungPanduan Lengkap Teknologi AI di Tahun 2026: Revolusi Kecerdasan Buatan yang Mengubah Dunia
6. Menipiskan dan Membentuk: Setelah mengembang, kempiskan adonan dengan meninju perlahan. Pindahkan ke permukaan kerja yang ditaburi sedikit tepung. Gilas adonan dengan rolling pin hingga ketebalan sekitar 1,5 cm. Jangan terlalu tipis, karena donat akan mengembang lagi saat digoreng. Gunakan cetakan donat atau gelas dan tutup botol kecil untuk membuat lubang di tengahnya. Susun donat yang sudah dibentuk di atas loyang yang dialasi kertas roti.
7. Fermentasi Kedua (Final Proofing): Tutup kembali donat yang sudah dibentuk dengan kain bersih. Diamkan selama 30-45 menit. Kali ini, donat akan mengembang lagi dan terasa sangat ringan saat diangkat. Ini adalah tanda bahwa donat siap untuk digoreng.
8. Menggoreng dengan Teknik yang Tepat: Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak dengan api sedang. Suhu minyak yang ideal adalah 170-175 derajat Celcius. Gunakan termometer penggorengan jika ada. Untuk mengeceknya tanpa termometer, masukkan sepotong kecil adonan; jika adonan langsung mengapung dan bergelembung, minyak sudah siap. Goreng donat dari sisi yang menghadap ke atas terlebih dahulu (ini adalah sisi yang pertama kali kita cetak). Masukkan donat dengan hati-hati ke dalam minyak. Jangan terlalu banyak menggoreng dalam satu waktu agar suhu minyak tidak turun drastis.
