Hasil FP2 Moto3 Jerman 2026: Veda Ega Pratama Finis Posisi 20 usai Sesi Diwarnai Crash Quiles

Veda Ega Pratama
foto:@veda_54
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Sesi Free Practice 2 (FP2) Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring berlangsung penuh dinamika. Selain diwarnai insiden yang melibatkan pembalap muda Máximo Quiles, perhatian publik Indonesia juga tertuju pada penampilan Veda Ega Pratama, yang mengakhiri sesi di posisi ke-20.

FP2 menjadi bagian penting dalam persiapan menuju sesi kualifikasi. Seluruh pembalap memanfaatkan kesempatan ini untuk mencari setelan motor terbaik sekaligus meningkatkan catatan waktu di lintasan yang dikenal memiliki banyak tikungan teknis.

Pada sesi tersebut, persaingan berlangsung ketat sejak awal. Beberapa pembalap silih berganti mencatatkan waktu tercepat, sementara sejumlah rider mengalami kesulitan menemukan ritme terbaik karena kondisi lintasan dan padatnya lalu lintas di trek.

Baca Juga:Veda Ega Ungkap Kunci Jadi yang Tercepat pada Practice Moto3 Jerman 2026Kondisi Veda Ega Setelah Crash di Moto3 Belanda 2026 Diungkap Bos Honda

Quiles Alami Crash di Sachsenring

Salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi ketika Máximo Quiles mengalami kecelakaan (crash) saat berusaha memperbaiki catatan waktunya. Insiden tersebut sempat memengaruhi jalannya sesi, meski pembalap lain tetap dapat melanjutkan latihan setelah kondisi lintasan dinyatakan aman.

Crash dalam sesi latihan bukan hal yang asing di Moto3, mengingat para pembalap kerap mendorong motornya hingga batas maksimal untuk mendapatkan waktu terbaik sebelum kualifikasi.

Veda Ega Terus Beradaptasi

Veda Ega Pratama memanfaatkan FP2 untuk terus mengenali karakter Sirkuit Sachsenring sekaligus mencari pengaturan motor yang paling sesuai. Meski belum menembus barisan depan dan mengakhiri sesi di posisi ke-20, latihan bebas bukan penentu hasil akhir akhir pekan balapan.

Pembalap muda Indonesia tersebut masih memiliki kesempatan memperbaiki performa pada sesi kualifikasi. Posisi start yang lebih baik akan menjadi modal penting untuk bersaing saat balapan utama.

Tim juga diperkirakan akan melakukan evaluasi terhadap data telemetri guna meningkatkan performa motor menjelang sesi berikutnya.

Fokus Menuju Kualifikasi

Hasil FP2 menjadi bahan evaluasi bagi seluruh tim sebelum memasuki fase kualifikasi. Setiap detail, mulai dari pemilihan ban, keseimbangan motor, hingga strategi di lintasan akan menjadi perhatian agar pembalap mampu mencatatkan waktu terbaik.

Bagi Veda Ega Pratama, kesempatan untuk bangkit masih terbuka lebar. Dengan pengalaman yang terus bertambah serta dukungan tim, ia diharapkan mampu meningkatkan performanya dan memperoleh posisi start yang lebih kompetitif.

0 Komentar