Hal ini menjadikan spread atau selisih antara harga jual dan buyback Galeri 24 tetap menjadi yang paling kecil di antara ketiga merek tersebut, yaitu hanya Rp 162.000 per gram. Spread yang lebih kecil ini menjadi nilai tambah bagi investor yang ingin membeli emas Galeri 24, karena biaya transaksi yang harus ditanggung saat menjual kembali emas menjadi lebih rendah dibandingkan merek lainnya.
Apa Itu Emas Galeri 24?
Bagi yang belum familiar, Galeri 24 adalah merek emas batangan yang diproduksi oleh PT Pegadaian Galeri Dua Empat (Galeri 24), yang merupakan anak perusahaan dari BUMN PT Pegadaian (Persero). Produk ini hadir dengan pendekatan yang lebih dekat ke konsumen ritel yang ingin membeli, menyimpan, atau menjual kembali emas melalui jaringan Pegadaian.
Emas Galeri 24 memiliki kadar 24 karat atau setara 99,99% dan telah mengantongi sertifikasi SNI 8880 BSN serta berstandar ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001. Produknya memakai press modern dengan fitur keamanan berstandar nasional. Karena dijual langsung lewat jaringan Pegadaian di seluruh Indonesia, Galeri 24 mulai mendapat tempat di hati masyarakat sebagai alternatif investasi yang lebih terjangkau.
Baca Juga:Harga Buyback Emas UBS 19 Juli 2026: Stagnan di Rp 2,286 Juta per Gram, Harga Jual Justru Naik TipisHarga Emas Antam Hari Ini 19 Juli 2026: Stagnan di Rp 2,614 Juta per Gram, Buyback Tetap Rp 2,349 Juta
Emas Galeri 24 juga menjadi salah satu produk unggulan Pegadaian karena kemudahan akses dan harga yang kompetitif. Dengan jaringan outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, masyarakat dapat dengan mudah membeli dan menjual emas Galeri 24 tanpa harus repot mencari penjual atau pembeli di luar Pegadaian.
Apa yang Mendorong Stagnasi Harga Emas?
Stagnasi harga emas Galeri 24 selama dua hari berturut-turut tidak lepas dari dinamika pasar global yang juga cenderung stabil pada akhir pekan ini. Pada perdagangan Jumat (17/7/2026), harga emas dunia berhasil rebound setelah sebelumnya mengalami tekanan koreksi yang cukup dalam. Harga emas spot ditutup di posisi US$ 4.016,69 per troy ons, melonjak 1,18%. Pada akhir pekan, harga emas dunia bergerak stabil di kisaran US$ 3.998,8 per ons.
Faktor lain yang turut mempengaruhi adalah nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang masih berada di level tinggi. Rupiah tercatat masih bertahan di atas Rp 18.000 per dolar AS, dengan kurs referensi JISDOR Bank Indonesia pada 16 Juli 2026 berada di Rp 18.041 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini membuat harga emas yang dipatok dalam dolar AS menjadi lebih mahal ketika dikonversi ke rupiah.
