Pengorbanan itu terbayar tuntas saat bakat Lamine dilirik akademi legendaris Barcelona, La Masia, pada usia 12 tahun. Hanya butuh tiga tahun di sana, Lamine langsung melakoni debut profesionalnya.
“Bagi saya, ibu adalah ratu dan orang yang paling saya sayangi,” ujar Lamine emosional.
“Saya pernah tinggal di apartemen kecil di mana dapur dan kamar tidur berada di ruangan yang sama. Sekarang, melihat ibu saya bahagia dan adik saya bisa memiliki masa kecil yang saya impikan, itulah yang membuat saya paling bahagia.”
Baca Juga:Daftar Juara Japan Open 2026: Fajar/Fikri Persembahkan Gelar untuk Indonesia, Jepang Gigit Jari!Benarkah Selera Makan Bisa Mengungkap Sifat Psikopat? Ini 5 Ciri Psikopat Menurut Ahli
Tetap Akur dan Punya Adik Tiri yang Menggemaskan
Meski sudah bercerai dan punya kehidupan masing-masing, kedua orang tua Lamine tetap menjaga hubungan yang sangat baik demi mendukung karier sang anak.
Selain Lamine, sosok adik tirinya yang berusia 3 tahun bernama Keyne juga kerap mencuri perhatian netizen. Keyne, anak dari pernikahan baru ibunya, hampir tak pernah absen mendukung sang kakak langsung dari stadion.
“Saya terharu melihat adik, ibu, dan teman-teman saya menjalani kehidupan yang selalu mereka impikan. Adik laki-laki saya berarti segalanya bagi saya. Rasanya seperti dia anak saya sendiri,” ucap Lamine dalam sebuah konferensi pers.
Tak cuma sang ibu, kebahagiaan juga menyelimuti sang ayah. Mounir diketahui baru saja mengumumkan pertunangannya dengan sang kekasih, Kristina, pada Oktober 2025 lalu.
Dikelilingi keluarga besar yang solid dan saling mendukung, Lamine Yamal membuktikan bahwa keterbatasan masa lalu bukanlah penghalang untuk menjadi bintang nomor satu di dunia.
