RADARCIREBON.TV – Dua pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama dan Mario Suryo Aji, ternyata punya pilihan berbeda soal pemain favorit di Piala Dunia 2026. Hal ini terungkap dalam sesi temu penggemar Homecoming Tour Local Heroes Indonesia yang digelar di Monumen Serangan Umum 1 Maret, Yogyakarta, Minggu (19/7/2026) malam.
Veda Ega yang saat ini berlaga di kelas Moto3 langsung mantap menyebut satu nama tanpa ragu: Lionel Messi. Sementara Mario Aji dari kelas Moto2 justru menyebut beberapa nama sekaligus karena sulit memilih di tengah persaingan ketat pemain-pemain top dunia.
Veda Ega: Messi Saja, Argentina Juga
Pembalap asal Gunungkidul itu tak butuh waktu lama saat ditanya siapa pemain favoritnya di Piala Dunia 2026. “Saya Messi. Messi. Siapa ya, ya Messi sajalah,” kata Veda sambil tersenyum.
Baca Juga:Veda Ega Pilih Nikmati Musim Debut Moto3 2026, Tak Ingin Terbebani TargetVeda Ega Beberkan Kelemahan Motor Honda di Moto3 2026
Tak hanya mengidolakan La Pulga, Veda juga mendukung tim nasional Argentina di ajang empat tahunan tersebut. “Argentina. Alasannya karena suka Messi saja,” ucap Veda Ega.
Pilihan Veda ini cukup menarik mengingat Argentina harus puas menjadi runner-up setelah dikalahkan Spanyol 1-0 di babak final lewat perpanjangan waktu. Meski tim kesayangannya gagal juara, Veda tetap konsisten dengan pilihannya sejak awal turnamen.
Mario Aji: Odegaard, Rice, Haaland atau Mbappe
Berbeda dengan Veda, Mario Aji mengaku cukup kesulitan menentukan pilihan. Pembalap Moto2 itu menyebut ada banyak pemain yang tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026.
“Seluruhnya? Waduh, banyak lagi. Martin Odegaard, terus Declan Rice, dan satu lagi, Haaland atau Mbappe, karena lagi top perform-nya,” ujar Mario kepada awak media.
Nama-nama yang disebut Mario memang sedang bersinar di turnamen kali ini. Erling Haaland dan Kylian Mbappe menjadi dua penyerang yang masuk dalam daftar kandidat top skor Piala Dunia 2026. Sementara Martin Odegaard menjadi motor serangan Norwegia yang tampil mengejutkan di edisi ini.
Untuk tim dukungan, Mario memilih Spanyol karena alasan personal. “Saya Spanyol karena tinggal di Spanyol,” timpal Mario Aji. Pilihan ini terbukti tepat karena Spanyol akhirnya keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 di final.
