RADARCIREBON.TV – Gemini buatan Google memang dirancang sebagai asisten AI serbaguna yang terintegrasi mendalam dengan Android. Tapi sayangnya, meskipun Google terus berusaha mengejar ketertinggalan dari pesaingnya, ChatGPT masih dianggap lebih unggul dalam hal kegunaan dan respons. Bahkan, banyak pengguna yang rela berlangganan paket Google AI Pro tetap merasa kurang dan akhirnya kembali ke ChatGPT untuk menyelesaikan berbagai tugas.
Apa sih yang membuat Gemini masih kalah saing dengan ChatGPT? Berdasarkan pengalaman pengguna yang dirangkum dari Android Authority, Selasa (21/7/2026), berikut 5 kelemahan Gemini yang bikin pengguna frustasi dan balik ke ChatGPT!
1. Sulit Mengikuti Instruksi Rumit
Salah satu keluhan paling sering terdengar adalah kemampuan Gemini dalam mengikuti instruksi panjang. Seringkali, ketika pengguna memberikan serangkaian perintah yang rumit, Gemini seperti melewatkannya begitu saja—seolah-olah instruksi tersebut tidak pernah dikirim. Masalah ini terjadi baik dalam percakapan biasa maupun di fitur Notebook miliknya.
Baca Juga:IHSG dan Rupiah Kompak Menguat Pekan Lalu, Ini 5 Sentimen Pendorongnya5 Kesalahan Skincare yang Sering Dilakukan Pria, Bikin Kulit Malah Makin Rusak!
Contohnya, saat mencoba membuat sistem pencatatan pengeluaran secara lengkap, Gemini menolak mengikuti instruksi yang diberikan. Hal serupa terjadi lebih dari sekali. Bahkan, fitur jadwal otomatis pada Gemini dilaporkan tidak berfungsi selama beberapa minggu. Meski sudah dicoba berkali-kali, Gemini tetap tidak merespons. Tidak diketahui apakah ini karena bug atau masalah teknis lainnya.
Masalah inilah yang membuat pengguna akhirnya beralih ke ChatGPT. Setelah bertahun-tahun memakai ChatGPT, mereka merasakan aplikasi tersebut jauh lebih bisa diandalkan dalam memahami dan menjalankan perintah kompleks.
2. Riwayat dan Konteks Personal Sulit Dipindahkan
Menggunakan ChatGPT dalam jangka waktu lama tentu membuat aplikasi tersebut menyimpan banyak konteks personal melalui ratusan percakapan, baik yang bersifat pribadi maupun pekerjaan. Saat beralih ke chatbot baru, aspek ini terasa sulit ditiru.
Gemini memang memiliki kemampuan Personal Intelligence berkat ekosistem Google yang kuat. Tapi sayangnya, mereka belum memiliki fitur untuk mengimpor riwayat percakapan dan konteks pribadi dari chatbot AI lain. Akibatnya, pengguna harus memulai dari nol setiap kali menggunakan Gemini, sementara ChatGPT sudah “mengenal” mereka dengan lebih baik.
