Hal ini menjadikan spread atau selisih antara harga jual dan buyback Galeri 24 tetap menjadi yang paling kecil di antara ketiga merek tersebut, yaitu hanya Rp159.000 per gram. Spread yang lebih kecil ini menjadi nilai tambah bagi investor yang ingin membeli emas Galeri 24, karena biaya transaksi yang harus ditanggung saat menjual kembali emas menjadi lebih rendah dibandingkan merek lainnya.
Apa Itu Emas Galeri 24?
Bagi yang belum familiar, Galeri 24 adalah merek emas batangan yang diproduksi oleh PT Pegadaian Galeri Dua Empat (Galeri 24), yang merupakan anak perusahaan dari BUMN PT Pegadaian (Persero). Produk ini hadir dengan pendekatan yang lebih dekat ke konsumen ritel yang ingin membeli, menyimpan, atau menjual kembali emas melalui jaringan Pegadaian.
Emas Galeri 24 memiliki kadar 24 karat atau setara 99,99% dan telah mengantongi sertifikasi SNI 8880 BSN serta berstandar ISO 9001, ISO 14001, dan ISO 45001. Produknya memakai press modern dengan fitur keamanan berstandar nasional. Karena dijual langsung lewat jaringan Pegadaian di seluruh Indonesia, Galeri 24 mulai mendapat tempat di hati masyarakat sebagai alternatif investasi yang lebih terjangkau.
Baca Juga:Harga Buyback Emas UBS 22 Juli 2026: Turun Tipis Rp10.000 Jadi Rp2,287 Juta per GramHarga Emas Antam Hari Ini Rabu 22 Juli 2026 Naik Rp5.000, Cek Daftar Lengkapnya!
Emas Galeri 24 juga menjadi salah satu produk unggulan Pegadaian karena kemudahan akses dan harga yang kompetitif. Dengan jaringan outlet yang tersebar di seluruh Indonesia, masyarakat dapat dengan mudah membeli dan menjual emas Galeri 24 tanpa harus repot mencari penjual atau pembeli di luar Pegadaian.
Apa yang Mendorong Penurunan Harga Emas Galeri 24?
Penurunan harga jual emas Galeri 24 hari ini sejalan dengan pergerakan harga emas dunia yang masih berada dalam tekanan. Pada perdagangan Selasa (21/7/2026), harga emas dunia terpantau mengalami pelemahan di tengah menguatnya dolar Amerika Serikat. Harga emas spot bergerak di kisaran US$3.995 per troy ons, turun dari level tertinggi pekan lalu yang sempat menyentuh US$4.030 per troy ons.
Pelemahan harga emas dunia ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Meningkatnya imbal hasil obligasi AS dan ekspektasi suku bunga The Fed yang tetap tinggi telah menekan daya tarik emas sebagai aset safe haven. Selain itu, membaiknya data ekonomi AS juga turut menekan harga emas.
