RADARCIREBON.TV- Pagi setelah hujan abu, udara mungkin lebih jernih. Namun, abu yang menutupi jalan dan halaman dapat kembali beterbangan ketika tertiup angin, terlindas kendaraan, atau tersapu.
Sebagian partikel cukup kecil untuk masuk jauh ke saluran napas. Paparannya dapat menyebabkan batuk, tenggorokan perih, dada terasa sesak, mengi, dan kesulitan bernapas. Orang dengan asma, bayi dan anak-anak, serta penderita penyakit paru atau jantung lebih mudah mengalami keluhan.
Tidak ada cara yang menjamin sesak tidak akan terjadi. Namun, jumlah abu yang terhirup dapat dikurangi melalui langkah-langkah berikut.
Baca Juga:Cara Alami Merawat Kulit Bayi agar Sehat, Lembut dan Tidak Kering yang Aman untuk Ibu BaruJadwal Sepak Bola Malam Ini 6-7 September 2026: Ada Piala Asia U20, Super League, dan Arsenal vs Chelsea
Cara Mencegah Gangguan Pernapasan akibat Abu Vulkanik
1. Masuk ke dalam ruangan sebelum keluhan muncul
Jangan menunggu sampai batuk atau dada terasa berat. Ketika abu mulai turun, segera masuk ke bangunan yang tidak berdebu. Tutup pintu, jendela, dan celah besar menggunakan selotip, plastik, atau gulungan handuk.
Matikan kipas dan sistem pendingin yang menarik udara dari luar. Pilih satu ruangan dengan pintu serta jendela paling sedikit sebagai ruang berlindung. Hindari merokok, membakar sampah, atau melakukan kegiatan lain yang menambah polusi udara di dalam rumah.
2. Kurangi aktivitas fisik
Berlari, bersepeda, mengangkat beban, dan pekerjaan berat membuat seseorang bernapas lebih cepat dan dalam. Akibatnya, lebih banyak partikel abu dapat masuk ke saluran napas.
Tunda olahraga luar ruangan dan batasi kegiatan yang menguras tenaga sampai kondisi udara membaik. Anak-anak sebaiknya tetap berada di dalam dan tidak bermain di halaman yang berabu. Bayi tidak boleh dibawa keluar hanya dengan mengandalkan penutup wajah karena respirator dewasa tidak dirancang untuk wajah mereka.
3. Gunakan N95 yang ukurannya pas di wajah
Kalau harus keluar atau membersihkan abu, gunakan respirator N95 atau standar setara, seperti KN95, KF94, P2, atau FFP2 dengan sertifikasi resmi. Pastikan masker menutup hidung hingga bawah dagu dan tidak menyisakan celah di bagian tepi.
Penelitian laboratorium terhadap 17 jenis pelindung pernapasan menemukan bahwa bahan respirator setara N95 mampu menyaring lebih dari 98 persen partikel abu. Bahan kain yang diuji tidak ada yang menyaring lebih dari 44 persen.
