RADARCIREBON.TV- Kulit bayi dapat kering, mengelupas, atau kemerahan pada minggu-minggu pertama kehidupannya. Orang tua mungkin terdorong untuk mengoleskan minyak atau ramuan yang selama ini dianggap lembut saat melihat perubahan tersebut.
Padahal, lapisan pelindung kulit bayi masih berkembang. Sebuah tinjauan ilmiah menyebutkan bahwa sifat perlindungan kulit baru semakin menyerupai kulit orang dewasa sekitar usia dua tahun. Karena itu, bahan yang terasa nyaman pada kulit orang dewasa belum tentu sesuai untuk bayi.
Cara Alami Merawat Kulit Bayi agar Sehat, Lembut dan Tidak Kering
Mulai dengan air, bukan banyak ramuan
Pada bayi baru lahir, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar mandi pertama ditunda setidaknya 24 jam. Tali pusat perlu dijaga tetap kering dan tidak diolesi minyak, salep, atau bahan lainnya.
Baca Juga:Jadwal Sepak Bola Malam Ini 6-7 September 2026: Ada Piala Asia U20, Super League, dan Arsenal vs ChelseaKlasemen Sementara BRI Super Leagu 2026/2027 dan Jadwal Pertandingan Hari Ini 6 September
Setelah pulang ke rumah, bayi tidak harus dimandikan setiap hari. American Academy of Dermatology menyarankan mandi lembut 2–3 kali seminggu menggunakan air suam-suam kuku.
Sabun bayi tanpa pewangi cukup digunakan pada bagian yang kotor, seperti lipatan leher dan area popok, kemudian dibilas sampai bersih.
Setelah mandi, kulit cukup ditepuk perlahan menggunakan handuk lembut. Menggosok kulit dapat memperparah iritasi.
Pelembap digunakan ketika kulit membutuhkannya
Jika kulit tampak kering, pelembap tanpa pewangi dapat dioleskan setelah mandi. Produk berbentuk krim atau salep umumnya bertahan lebih lama pada kulit dibanding losion yang encer. Produk dengan sedikit bahan juga memudahkan orang tua mengenali pemicu bila muncul reaksi.
Namun, mengoleskan pelembap ke seluruh tubuh bayi sehat setiap hari belum terbukti dapat mencegah eksim. Tinjauan terhadap 33 penelitian menemukan bahwa perawatan semacam ini kemungkinan tidak menurunkan risiko eksim dan justru kemungkinan sedikit meningkatkan kejadian infeksi kulit.
Temuan tersebut membahas pencegahan pada bayi sehat, bukan penggunaan pelembap untuk mengobati eksim yang sudah muncul.
Minyak zaitun belum terbukti aman untuk pemakaian rutin
Minyak zaitun kerap dipilih karena tersedia di rumah dan dianggap alami. Namun, penelitian percontohan terhadap 115 bayi cukup bulan memberikan alasan untuk berhati-hati.
