RADARCIREBON.TV – Pernah nggak sih kamu matikan HP, lalu beberapa minggu kemudian saat mau dipakai lagi, baterainya malah kosong? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak pengguna smartphone yang mengira baterai akan berhenti berkurang saat perangkat dimatikan. Tapi kenyataannya, daya baterai tetap bisa berkurang meski HP dalam kondisi mati total .
Fenomena ini terjadi karena baterai lithium-ion yang digunakan di smartphone mengalami proses self-discharge, atau pengosongan daya secara alami. Dalam kondisi ponsel mati, baterai dapat kehilangan sekitar 1 hingga 2 persen daya setiap bulan .
Penurunan ini bahkan bisa lebih cepat jika perangkat disimpan di tempat dengan suhu tinggi, misalnya di dalam mobil yang terparkir di bawah terik matahari .
Baca Juga:BMW iX3 Long Wheelbase Resmi Meluncur di China, Klaim Jarak Tempuh 919 Km dengan Konsumsi 13,6 kWh!Mitos atau Fakta? Mode Pesawat Bikin Baterai HP Cepat Penuh, Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Bukan Hanya Kimia, Ada Sirkuit yang Tetap Aktif
Selain proses kimiawi di dalam baterai, ada juga komponen elektronik yang tetap membutuhkan daya meski ponsel sudah dimatikan. Salah satunya adalah rangkaian jam dan sistem wake-up, yang menggunakan arus listrik dalam jumlah sangat kecil .
Komponen ini berfungsi membantu tombol daya tetap merespons saat pengguna menekannya untuk menyalakan perangkat. Ia juga memastikan ponsel mengetahui waktu dan tanggal yang tepat saat kembali aktif .
Mengapa Baterai Cepat Habis Saat HP Menyala?
Mematikan HP memang tetap menjadi cara efektif untuk menghemat baterai ketika perangkat tidak digunakan dalam waktu lama. Saat ponsel menyala, konsumsi daya jauh lebih besar karena layar dapat aktif menampilkan notifikasi, koneksi radio bekerja mencari sinyal, dan aplikasi berjalan di latar belakang .
Bahkan tanpa disentuh sekalipun, HP yang dibiarkan menyala bisa kehilangan daya lebih cepat dibandingkan saat dimatikan.
Tips Aman Menyimpan HP dalam Waktu Lama
Bagi kamu yang berencana menyimpan HP dalam waktu lama, misalnya setelah membeli perangkat baru, perhatikan beberapa hal penting ini. Apple, sebagai salah satu produsen smartphone terbesar, memberikan saran khusus untuk menjaga kesehatan baterai.
Apple menyarankan iPhone yang akan disimpan jangka panjang tidak diisi hingga penuh, melainkan berada di sekitar 50 persen. Perangkat juga disarankan diisi ulang secara berkala, sekitar setiap enam bulan, agar baterai tidak benar-benar kosong dalam waktu lama .
