RADARCIREBON.TV – Kabar baik datang dari upaya pelestarian lingkungan di Indonesia. Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (RPPEM) Nasional 2026–2055 resmi disahkan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Langkah ini dinilai sebagai terobosan strategis untuk memperkuat perlindungan mangrove di Indonesia melalui pendekatan kolaborasi lintas sektor .
Direktur Eksekutif Belantara Foundation, Dolly Priatna, menyambut positif pengesahan RPPEM Nasional. Menurutnya, dokumen ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki visi jangka panjang dalam menjaga salah satu aset alam paling penting yang dimiliki bangsa .
“Belantara Foundation memandang RPPEM Nasional sebagai peluang untuk memperkuat pendekatan kolaboratif yang selama ini kami dorong, yaitu menghubungkan kepentingan konservasi biodiversitas dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dolly di Jakarta, Selasa (28/7/2026) .
Baca Juga:Mangrove Indonesia Terancam? RPPEM 2026-2055 Hadir, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Penyelamatan!Rupiah Ambles ke Rp 18.093, Investor Was-was Tunggu Gubernur BI Baru Gantikan Perry Warjiyo
Mangrove Bukan Sekadar Pohon, Tapi Penyangga Kehidupan
Dolly menegaskan bahwa pengelolaan mangrove saat ini tidak bisa lagi diselesaikan secara sektoral. Dibutuhkan sinergi erat antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, lembaga filantropi, media, dan organisasi masyarakat sipil .
“Mangrove yang sehat bukan hanya menghasilkan manfaat ekologis, tetapi juga menciptakan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir, meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, dan memperkuat pencapaian target pembangunan berkelanjutan Indonesia,” jelasnya .
Sebagai aksi nyata, sejak 2023 Belantara Foundation telah mendampingi masyarakat pesisir melalui skema Hutan Desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, yang kawasannya didominasi hutan mangrove . Pendampingan ini bertujuan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Kampanye “Jaga Mangrove, Kehidupan Lestari”
Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia 2026 yang jatuh pada 26 Juli, Belantara Foundation berkolaborasi dengan Klaster Lingkungan Hidup dan Konservasi Filantropi Indonesia menginisiasi rangkaian kegiatan kampanye dan edukasi .
Mengusung tema “Jaga Mangrove, Kehidupan Lestari”, kampanye ini bertujuan memberikan penyadartahuan dan edukasi kepada publik tentang pentingnya menjaga dan mengelola ekosistem mangrove secara lestari dan berkelanjutan .
Rangkaian kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring, meliputi edukasi siswa SD melalui kunjungan ke hutan mangrove, kampanye digital, seminar/webinar nasional, dan penanaman mangrove .
Filantropi dan Swasta Diajak Investasi untuk Mangrove
Plt. Direktur Eksekutif Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI), Rully Amrullah, menuturkan bahwa RPPEM Nasional membuka ruang lebih luas bagi lembaga filantropi untuk berkontribusi dalam konservasi mangrove .
