RADARCIREBON.TV – Nilai tukar rupiah kembali terperosok pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Mata uang Garuda dibuka melemah 61 poin ke level Rp 18.070 per dolar AS. Bahkan, berdasarkan pantauan Google Finance, rupiah sempat menyentuh level Rp 18.093 pada pukul 11.25 WIB .
Pelemahan ini terjadi di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang masih menanti kejelasan arah kebijakan Bank Indonesia (BI) pasca mundurnya Perry Warjiyo dari kursi gubernur .
Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, mengungkapkan bahwa faktor domestik menjadi sentimen utama yang menekan rupiah hari ini. Investor masih “wait and see” menunggu langkah BI di bawah kepemimpinan baru .
Baca Juga:Pemicu Stunting yang Sering Diabaikan Orang Tua: Bukan Cuma Soal Makanan!Breaking! Zinedine Zidane Resmi Jadi Pelatih Timnas Prancis, 5 Tahun Menunggu Mimpi Jadi Nyata!
Transisi Kepemimpinan BI: Siapa Pengganti Perry Warjiyo?
Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri . Proses pergantian ini memasuki masa transisi sebelum calon gubernur definitif diajukan.
Sesuai aturan, Presiden akan mengusulkan calon Gubernur BI kepada DPR. Nama yang diajukan akan menjalani uji kelayakan di Komisi XI DPR sebelum mendapat persetujuan dan dilantik oleh Presiden .
Rully Nova menilai Gubernur BI yang baru perlu memberikan perhatian serius pada penguatan kelembagaan bank sentral. “Gubernur BI yang baru perlu memprioritaskan penguatan kelembagaan, terutama kebijakan operasional moneter yang mempengaruhi jumlah uang beredar dan ekspektasi inflasi,” ujarnya .
Sentimen Global: Konflik AS-Iran Mereda
Dari sisi eksternal, sentimen global justru cenderung positif. Indeks dolar AS bergerak stabil dan harga minyak mengalami penurunan seiring meredanya ketegangan antara AS dan Iran .
Presiden AS Donald Trump menginstruksikan penangguhan serangan lanjutan terhadap Iran, mengakhiri rangkaian serangan yang berlangsung selama 13 hari berturut-turut .
Meski ketegangan mereda, hubungan Washington dan Teheran masih menjadi perhatian pasar. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, membantah laporan bahwa Iran meminta perundingan dengan AS .
Dengan tekanan domestik yang masih tinggi, rupiah diprediksi akan tetap bergerak fluktuatif hingga ada kejelasan mengenai siapa pengganti Perry Warjiyo dan arah kebijakan BI ke depan.
