Dari Layang-Layang di India hingga Pesta Damkar di Prancis, Ini 7 Tradisi Unik Perayaan Kemerdekaan

foto
Dari layang-layang di India hingga pesta damkar di Prancis, setiap negara punya cara unik merayakan kemerdekaan. | Foto: pexels
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Setiap negara memiliki cara unik untuk merayakan hari kemerdekaannya. Perayaan ini bukan sekadar liburan dan pesta, tetapi juga menjadi momen refleksi sejarah, budaya, dan identitas nasional yang diwariskan turun-temurun. Tidak hanya di Indonesia yang akrab dengan lomba panjat pinang dan balap karung, negara-negara lain juga punya tradisi khas yang tak kalah menarik.

Dari menerbangkan layang-layang sebagai simbol kebebasan, hingga pesta dansa di markas pemadam kebakaran, berikut tujuh tradisi unik perayaan kemerdekaan dari berbagai belahan dunia .

1. India: Langit Dihiasi Ribuan Layang-Layang

India merayakan Hari Kemerdekaannya pada 15 Agustus, tanggal yang sama dengan kemerdekaan Korea Selatan dan beberapa negara lain . Tradisi yang paling ikonik adalah menerbangkan layang-layang. Ribuan layang-layang berwarna-warni memenuhi langit, melambangkan semangat kebebasan yang diperjuangkan setelah sekian lama berada di bawah penjajahan Inggris .

Baca Juga:Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI Ala Karang Taruna Perbutulan – VideoTimnas Indonesia U-17 Siap Digembleng di Bulgaria dan UEA Setelah Piala Kemerdekaan

2. Prancis: Parade Militer dan Pesta di Markas Damkar

Prancis memperingati Hari Bastille setiap 14 Juli sebagai simbol runtuhnya monarki absolut . Perayaan ini diisi dengan parade militer yang megah di Champs-Elysees. Namun yang unik, markas pemadam kebakaran dibuka untuk umum dan menggelar pesta dansa yang meriah, menjadi bentuk apresiasi terhadap petugas sekaligus hiburan rakyat .

3. Meksiko: Sorakan Patriotik di Alun-Alun Zocalo

Setiap 16 September, Meksiko merayakan kemerdekaannya dengan tradisi “El Grito” atau seruan kemerdekaan . Presiden berdiri di balkon Istana Nasional di Zocalo, salah satu alun-alun terbesar di dunia, dan memimpin ribuan warga bersorak “Viva Mexico!” Diakhiri dengan pesta kembang api spektakuler .

4. Ghana: Tarian Tradisi dan Hip Hop di Pesisir

Ghana merayakan kemerdekaannya pada 6 Maret 1957 dengan pesta kembang api dan parade keliling . Yang membuatnya unik, masyarakat di wilayah pesisir pantai menggelar tarian yang merupakan perpaduan antara unsur tari tradisional Afrika Barat dan hip hop. Lomba perahu layar di desa nelayan juga menjadi bagian dari perayaan tahunan ini .

5. Peru: Pawai Raksasa Dua Hari Penuh

Peru mendedikasikan hari kemerdekaannya pada 28-29 Juli dengan pawai raksasa yang melibatkan ratusan orang mengenakan kostum warna-warni . Pawai ini dipimpin oleh Uskup Agung ibu kota dan dihadiri langsung oleh Presiden Republik. Selama dua hari, jalanan Peru dipenuhi dengan tarian tradisional dan pesta kuliner khas .

0 Komentar