Prabowo Singgung Bahaya Asbes dan Karat, Anak Muda Bisa Kena Kanker Tanpa Merokok

foto
Presiden Prabowo Subianto menyoroti bahaya asbes dan seng sebagai pemicu kanker paru pada anak muda, mendorong program gentengisasi nasional. | Foto: google
0 Komentar

“Aslinya bangsa Indonesia tidak pakai seng. Kalau perlu kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai. Kalau tidak, kita harus cari. Rakyat kita dari dulu bisa bikin genteng kok. Genteng bukan teknologi baru, rakyat kita dari dulu pakai genteng,” tegasnya.

Gagasan proyek gentengisasi nasional ini akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai ujung tombak produksi. Koperasi akan dilengkapi dengan pabrik genteng skala lokal, menggunakan bahan baku dari tanah yang dicampur dengan limbah abu batu bara agar lebih ringan dan kuat.

Skema dan Manfaat Gentengisasi

Langkah ini sejalan dengan program bantuan gentengisasi dalam skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dengan nilai kebutuhan mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta per rumah. Program ini juga bertujuan untuk menyerap produk dalam negeri, termasuk genteng produksi UMKM, agar ekonomi rakyat bergerak.

Baca Juga:Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN 2026, Tekankan ASN Harus Melayani RakyatPrabowo: Semua Pakar Ramalkan Ekonomi RI Lampaui Negara Eropa dalam 25 Tahun

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan bahwa program gentengisasi merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo agar pembangunan perumahan rakyat tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Presiden Prabowo berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, wajah Indonesia akan berubah lebih indah, terbebas dari atap-atap seng berkarat yang dinilai sebagai simbol kemunduran.

0 Komentar