3. Tanghulu
Tanghulu adalah jajanan manis asal Tiongkok yang sedang viral di media sosial. Terbuat dari buah-buahan segar seperti stroberi, anggur, atau kiwi yang ditusuk seperti sate, lalu dilapisi lapisan gula karamel bening yang mengeras. Tampilannya yang cantik dan proses pembuatannya yang unik membuat tanghulu sangat menarik.
Modal awal untuk memulai usaha tanghulu sekitar Rp400.000 hingga Rp800.000. Buah-buahan segar dan gula pasir menjadi bahan baku utamanya. Harga jual per tusuk biasanya dibanderol Rp10.000 hingga Rp20.000, tergantung jenis buah yang digunakan.
4. Croffle
Croffle adalah perpaduan unik antara croissant dan waffle yang sedang naik daun. Teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam membuatnya cocok untuk berbagai topping premium seperti cokelat, keju, atau buah-buahan.
Baca Juga:Ide Sarapan Sehat 15 Menit untuk Anak Kos yang Praktis dan BergiziIngin Jualan Online? Beginilah Cara Bikin Toko Online Sendiri yang Bisa Tersambung ke WhastApp
Modal awal untuk memulai usaha croffle sekitar Rp500.000 hingga Rp1.000.000 untuk bahan baku dan peralatan dasar. Harga jual per pcs berkisar Rp12.000 hingga Rp25.000, tergantung topping yang digunakan.
Tips sukses untuk croffle adalah variasi topping yang menarik dan konsistensi tekstur. Croffle sangat cocok untuk konsep kafe skala kecil atau usaha rumahan.
5. Es Cokelat Premium dan Es Cokelat Celup
Minuman comfort food yang tak pernah sepi peminat adalah es cokelat. Dengan modal susu, es batu, dan saus cokelat yang tepat, Anda sudah bisa menyajikan minuman bercita rasa mewah. Varian “Es Cokelat Celup” yang kembali viral di 2026 bahkan bisa dimulai dengan modal di bawah Rp2 juta.
Harga jual es cokelat premium biasanya dibanderol Rp8.000 hingga Rp12.000 per porsi. Dengan kemampuan menjual 50 cup per hari, omzet harian bisa mencapai Rp400.000 hingga Rp500.000.
Tips Memulai Usaha F&B dari Dapur Rumah
Beberapa tips penting bagi Anda yang ingin memulai usaha makanan dan minuman dari rumah. Pertama, riset pasar dan tentukan produk yang ingin dijual. Kedua, perhatikan kebersihan dan kualitas bahan baku yang digunakan. Ketiga, mulai dari skala kecil dan kembangkan secara bertahap. Keempat, manfaatkan media sosial untuk promosi secara gratis. Kelima, berikan pelayanan yang ramah dan responsif kepada pelanggan. Keenam, catat setiap pengeluaran dan pemasukan untuk mengelola keuangan dengan baik.
