Dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional, PT Indocement Tunggal Prakarsa bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar aksi penanaman pohon buah di kawasan konservasi Gunung Blindis sekaligus pengendalian hewan ekor monyet panjang.
Momentum Hari Konservasi Alam Nasional dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon buah di kawasan konservasi Gunung Blindis, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini melibatkan PT Indocement Tunggal Prakarsa, BBKSDA Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Penanaman puluhan bibit pohon buah dilakukan untuk meningkatkan daya dukung habitat satwa liar, menjaga keanekaragaman hayati, serta memperkuat fungsi kawasan konservasi agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Baca Juga:Mahyudin Kembali Pimpin IKA UGJ – VideoReuni Emas Alumni Smanda 76 – Video
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari solusi ekologis dalam menangani meningkatnya populasi monyet ekor panjang yang selama ini kerap memasuki kawasan perusahaan dan permukiman warga. Dengan menanam berbagai jenis tanaman buah, diharapkan ketersediaan pakan di habitat alami satwa dapat terpenuhi.
Selain penanaman pohon, PT Indocement juga menyerahkan sekitar 27 hingga 30 ekor monyet ekor panjang kepada BBKSDA Jawa Barat untuk direlokasi ke habitat yang lebih sesuai. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pengendalian populasi satwa secara humanis dan berkelanjutan.
Kawasan Gunung Blindis seluas sekitar 100 hektare merupakan area konservasi yang dicadangkan oleh Indocement dan tidak dimanfaatkan untuk kegiatan penambangan. Kawasan ini menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna yang terus dijaga keberlangsungannya.
Dalam sambutanmya, Bupati Cirebon Imron menyebut penanaman bibit pohon merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan ekosistem. Menurutnya, pohon yang ditanam akan memberikan manfaat dalam menjaga kualitas udara, ketersediaan air, dan keseimbangan alam di masa depan.
Melalui peringatan Hari Konservasi Alam Nasional, sinergi antara dunia usaha, Pemerintah Kabupaten Cirebon, dan BBKSDA diharapkan terus diperkuat untuk menjaga kelestarian lingkungan, melindungi keanekaragaman hayati, serta menciptakan kehidupan yang harmonis antara manusia dan satwa liar.