Upaya menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi terus dilakukan. Di Pantai Baro, Desa Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, mahasiswa KKN bersama pemerintah desa, masyarakat, dan sejumlah instansi menanam 200 bibit mangrove, demi menjaga ekosistem pesisir tetap asri dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Upaya menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi terus dilakukan. Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, mahasiswa KKN bersama pemerintah desa, masyarakat dan sejumlah pihak terkait, menanam sebanyak 200 bibit mangrove di kawasan Pantai Baro pada Jumat pagi.
Penanaman dilakukan di lahan sepanjang kurang lebih 100 meter. Keberadaan mangrove dinilai penting untuk membantu menahan terjangan air laut. Sekaligus menjadi salah satu upaya mengurangi dampak abrasi di kawasan pesisir.
Baca Juga:Apel Siap Siaga, Polres Majalengka Sinergi Cegah Karhutla – VideoDEMA UI BBC Hadirkan Buya Yahya Di Seminar Kebangsaan – Video
Bagi mahasiswa. Penanaman ini tidak sekadar menanam bibit. Namun juga menjadi bentuk edukasi dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kawasan pantai yang lebih hijau dan terjaga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih asri dan bersih. Serta memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Dalam hal ini, pemerintah desa mendukung penuh serta menyambut baik inisiatif mahasiswa KKN, terlebih kawasan pesisir Pantai Baro selama ini menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian terkait ancaman abrasi.
Setelah penanaman. Perawatan mangrove akan dilakukan secara berkala dengan melibatkan masyarakat dan sektor wisata. Langkah ini dilakukan agar bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
Tak berhenti pada 200 bibit. Pemerintah desa juga berencana mengusulkan penambahan mangrove di masa mendatang. Langkah ini diharapkan dapat memperluas kawasan hijau sekaligus memperkuat perlindungan Pantai Baro dari abrasi.