Hati-Hati Saat Belanja Online, Inilah 5 Modus Penipuan Marketplace yang Sering Terjadi

Belanja Online
Ilustrasi Barang yang dibeli melalui belanja online dikirim (istockphoto)
0 Komentar

Situasi ini pasti bikin repot karena bukti transaksi dan proses pengaduan bisa menjadi jauh lebih rumit. Sebisa mungkin, lakukanlah pembayaran melalui fitur resmi marketplace agar transaksi tercatat dan mengikuti mekanisme perlindungan yang tersedia. Jadi, kalau ada penjual yang meminta kamu untuk meninggalkan sistem dengan berbagai alasan, sebaiknya pikir-pikir lagi, lho.

3. Tautan palsu untuk pembayaran atau konfirmasi pesanan

Modus lain muncul melalui pesan yang mengatasnamakan penjual, pengantar, atau pihak marketplace yang meminta kamu mengklik tautan tertentu. Link ini dapat mengarahkan ke halaman yang didesain menyerupai website resmi untuk mengumpulkan informasi login, informasi pembayaran, atau kode OTP. Karena tampak cukup meyakinkan, orang yang terburu-buru memeriksa pesanan mungkin tanpa ragu mengikuti instruksinya.

Akibatnya, bukan hanya uang transaksi yang berisiko hilang, tetapi akun atau data pribadi juga bisa disalahgunakan. Kalau menerima tautan yang mencurigakan, jangan langsung klik dan sebaiknya periksa melalui aplikasi marketplace secara langsung. Ingat, lebih aman untuk membuka aplikasi resmi sendiri ketimbang mengikuti tautan yang diberikan orang lain.

Baca Juga:Baterai HP Cepat Lowbat? Inilah 5 Aplikasi Google yang Paling BorosSelain Google Health, Inilah 5 Aplikasi Fitness yang Bisa Jadi Pilihan

4. Bukti transfer atau pembayaran palsu

Ada pula modus ketika seseorang mengirimkan screenshot bukti pembayaran dan meminta penjual segera memproses pesanan. Permasalahannya, gambar atau notifikasi terkait pembayaran bisa saja diedit sehingga terlihat seolah transaksi benar-benar telah berhasil. Kalau penjual langsung percaya tanpa memeriksa saldo atau status pembayaran di sistem, barang dapat dikirim sebelum uang sebenarnya diterima.

Modus ini bukan hanya menargetkan pembeli, tetapi juga dapat merugikan penjual yang kurang waspada saat menerima pesanan. Oleh karena itu, jangan mengandalkan screenshoot sebagai satu-satunya acuan dan selalu cek status transaksi melalui saluran pembayaran resmi. Kalau pembayaran belum terkonfirmasi, tunda proses pengiriman meskipun bukti yang disajikan tampak meyakinkan.

5. Mengaku sebagai costumer service marketplace

Bayangkan tiba-tiba ada pesan masuk yang mengaku dari customer service marketplace dan bilang ada masalah dengan pesanan atau akunmu. Biasanya, pelaku akan membuat situasinya seolah-olah mendesak, lalu meminta data pribadi, kode OTP, PIN, atau menyuruhmu membuka link tertentu. Karena mengatasnamakan marketplace yang memang sedang kamu gunakan, pesan seperti ini bisa terlihat meyakinkan dan bikin orang lengah, lho.

0 Komentar