RADARCIREBON.TV- Cara mengetahui Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS bank apa sebenarnya gak sulit dan bisa dilakukan dengan beberapa cara sederhana. QRIS yang kamu temui di kasir atau tempat usaha biasanya terhubung dengan bank atau penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) tertentu. Dengan mengetahui penyelenggaranya, kamu bisa lebih mudah memastikan ke mana dana pembayaran QRIS tersebut diteruskan.
Informasi mengenai bank atau penyelenggara QRIS biasanya bisa ditemukan pada label QRIS maupun ketika kamu melakukan pemindaian menggunakan aplikasi pembayaran. Selain melihat nama penyelenggara, kamu juga bisa memperhatikan kode NSS atau NNS acquirer yang tercantum pada QRIS. Nah, supaya gak bingung saat mengeceknya, berikut beberapa cara yang bisa kamu coba.
1. Cek nama penyelenggara di label QRIS
Cara paling mudah adalah melihat bagian bawah label QRIS yang tersedia di meja kasir atau tempat pembayaran. Biasanya terdapat tulisan seperti “Dicetak oleh:” atau “Penyelenggara:” yang kemudian diikuti nama bank atau PJSP yang menerbitkan QRIS tersebut.
Baca Juga:Prediksi Pertandingan Villarreal vs Real Betis LaLiga 2026/2027: H2H, Susunan Pemain dan Live StreamingCatat Tanggalnya! Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di Asian Games 2026: Kapan Main dan Tayang di Mana?
Informasi ini bisa langsung memberi petunjuk mengenai penyelenggara QRIS yang digunakan merchant. Jadi, kamu gak perlu menebak-nebak hanya berdasarkan tampilan kode QR karena QRIS dari berbagai bank dan PJSP dapat memiliki bentuk yang serupa.
Kalau label QRIS terlihat kurang jelas, coba perhatikan bagian tulisan kecil di bawah kode. Pastikan kamu membaca nama penyelenggara secara lengkap agar gak keliru membedakan bank dengan perusahaan penyedia layanan pembayaran lainnya.
2. Periksa kode NSS atau NNS acquirer
Selain nama penyelenggara, kamu juga bisa melihat deretan angka yang tercantum pada label QRIS. Kode tersebut dikenal sebagai NSS atau NNS acquirer dan biasanya terdiri dari delapan digit atau lebih.
Bagian kode ini dapat memberikan informasi mengenai identitas penyelenggara atau lembaga yang memproses transaksi QRIS. Pada struktur kode tertentu, tiga digit terakhir pada bagian kode bank atau penyelenggara dapat menunjukkan identitas bank atau lembaga keuangan terkait.
Namun, membaca kode angka tentu gak semudah melihat nama bank secara langsung. Karena itu, kalau kamu hanya ingin mengetahui bank penyelenggara QRIS, cara pertama biasanya lebih praktis, sedangkan kode NSS atau NNS bisa menjadi informasi tambahan untuk membantu pengecekan.
