RADARCIREBON.TV – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memastikan kebutuhan anggaran untuk merealisasikan program kuliah gratis di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) sama sekali tidak bersumber dari Danantara. Pemerintah kini tengah menyiapkan skema pembiayaan mandiri eksekutif senilai Rp93 triliun guna menghapus penarikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta iuran jalur mandiri bagi mahasiswa secara nasional.
Anggaran Rp93 Triliun dari APBN, Bukan Danantara
Kepastian postur belanja tersebut disampaikan langsung oleh Mendiktisaintek Brian Yuliarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 23 September 2026. Brian meluruskan spekulasi publik yang mengaitkan dana pendidikan tinggi dengan superholding investasi baru. Ia menegaskan dana operasional kampus yang selama ini ditopang kantong mahasiswa akan digantikan penuh oleh subsidi APBN.
“Tidak semuanya ada hubungannya dengan Danantara. Ini adalah anggaran yang nantinya menggantikan apakah itu penerimaan pada jalur mandiri atau UKT. Dana yang selama ini digunakan untuk operasional kampus akan digantikan oleh pemerintah,” ujar Brian Yuliarto.
Baca Juga:Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level Waspada Mulai 21 SeptemberCara Akses Link Simulasi TKA SMA-SMK 2026, Persiapan Siswa Hadapi Ujian
Skema Pengalihan Anggaran Disusun Sejak 2024
Kementerian Pendidikan Tinggi telah merumuskan skema pengalihan anggaran ini secara matang sejak tahun 2024. Dokumen penghitungan tersebut didasarkan atas variabel riil kebutuhan operasional di lapangan. Formulasi itu mencakup standardisasi biaya pokok setiap program studi (prodi), faktor wilayah geografis kampus, hingga indeks jumlah mahasiswa per tahun.
Perhitungan matang ini menjadi jangkar utama bagi kementerian dalam menetapkan standar acuan subsidi tahunan. Lewat skema terukur tersebut, perguruan tinggi negeri diharapkan tidak lagi mengalami defisit anggaran operasional setelah kebijakan penghapusan biaya kuliah resmi diketuk palu secara nasional.
Harapan agar Kuliah Gratis Berjalan Lancar
Program kuliah gratis di PTN ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang mendambakan pendidikan tinggi terjangkau. Dengan hilangnya beban UKT dan iuran jalur mandiri, diharapkan semakin banyak anak bangsa yang dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya. Pemerintah juga berkomitmen memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga meski biaya kuliah dihapus.
Meski demikian, implementasi kebijakan ini perlu pengawasan ketat agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah baru. Masyarakat diimbau untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah terkait jadwal dan mekanisme pelaksanaan kuliah gratis ini. RADARCIREBON.TV akan terus memantau perkembangan kebijakan pendidikan tinggi dan menyajikan informasi terbaru untuk Anda.
