RADARCIREBON.TV – Viral adanya video seorang anak menangis setelah diduga menjadi korban penjambretan di Kota Serang, Banten, menjadi perhatian di media sosial. Tangisan korban semakin memilukan karena ponsel yang dibawa pelaku disebut menyimpan foto-foto kenangan bersama ibunya yang telah meninggal dunia. Video tersebut pun menyentuh hati banyak warganet yang menontonnya.
Ponsel Berisi Foto Kenangan Mendiang Ibu
Dalam video yang beredar, seorang pelajar terlihat menangis di sebuah jalan di kawasan perumahan. Ia mengenakan kaus berwarna kuning dan celana pendek hitam. Di tengah kesedihannya, anak tersebut mengungkapkan alasan dirinya begitu terpukul setelah kehilangan ponsel. “Di dalam ponsel itu, ada foto kenangan sama mamah saya. Semua foto ada di situ,” ucap anak tersebut dalam video.
Korban mengatakan ponsel yang hilang bukan sekadar perangkat untuk berkomunikasi. Di dalamnya terdapat sejumlah dokumentasi yang menjadi kenangan dirinya bersama sang ibu semasa masih hidup. Ia kemudian mengungkapkan bahwa dirinya sudah kehilangan sosok ibu. “Saya anak piatu, susah amat ya hidupnya,” ujarnya sambil menangis. Ucapan tersebut membuat banyak warganet ikut merasakan kesedihan yang dialami korban.
Baca Juga:HANTARU 2026, Wamen ATR/BPN Dorong Transformasi Layanan untuk Beri Kepastian kepada MasyarakatSemangat Lokal ke Panggung Internasional: PLN Fasilitasi UMKM Binaan di GBK pada FIFA ASEAN Cup 2026
Polisi Benarkan Lokasi Penjambretan
Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, AKP Alfano Ramadhan, membenarkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polresta Serang Kota. Aksi penjambretan itu diketahui berlangsung di Perumahan Taman Pipitan Indah (TPI), Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 26 September 2026, sekitar pukul 15.30 WIB.
Menurut Alfano, polisi saat ini masih menangani kasus tersebut. Korban berinisial R (16) juga sedang menjalani pemeriksaan untuk memberikan keterangan kepada penyidik. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku penjambretan yang telah merenggut kenangan berharga korban.
Simpati Warganet Mengalir
Video korban yang menangis histeris ini pun viral di media sosial. Banyak warganet yang menyampaikan simpati dan duka mendalam atas musibah yang menimpa R. Tidak sedikit pula yang menawarkan bantuan, baik berupa ponsel baru maupun dukungan moral. Kasus ini menjadi pengingat bahwa barang berharga bagi seseorang tidak selalu diukur dari nilainya secara materi, tetapi juga dari kenangan yang tersimpan di dalamnya.
