Rekap Hasil Pertandingan Korea Selatan vs Cina Asian Games 2026
Korea Selatan vs Cina 2-1 (Lee Young-jun 33′, Bae Jun-ho 82′ / Wang Yudong 23′)
Korea Selatan (4-2-3-1): Kim Joon-hong; Choi Seok-hyun, Shin Min-ha, Kim Ji-soo, Bae Hyun-seo; Lee Seung-won, Hwang Do-yun; Bae Jun-ho (Kim Myung-jun 90+2′), Eom Ji-sung, Lee Hyun-ju; Lee Young-jun (Park Gyeong-seop 89′). Pelatih: Lee Min-sung
Cina (3-5-2): Li Hao; Peng Xiao, Zhu Chenjie, Liu Haofan; Yang Xi, Hu Hetao (Behram Abduweli 86′), Xu Bin (Imran Memet 84′), Wu Xi, Mao Weijie (Mutellip Iminqari 69′); Wang Yudong, Zhang Yuning. Pelatih: Antonio Puche
Baca Juga:Siaran Langsung Pertandingan Yunani vs Belanda di UEFA Nations League 2026/2027, Tayang TV Mana?Siaran Langsung Matchday 3 UNL 2026 Digelar 1-4 Oktober Tayang di RCTI dan GTV
Hasil Uzbekistan vs Jepang 9-10: Drama Adu Penalti!
Hasil Uzbekistan vs Jepang di laga semifinal Asian Games 2026 berakhir lebih dramatis. Kedua tim bermain imbang 1-1 sepanjang 120 menit, sebelum Jepang menang 9-8 saat adu penalti.
Uzbekistan U23 asuhan pelatih Ravshan Khaydarov mengejutkan tuan rumah ketika pertandingan baru berlangsung 8 menit. Sardorbek Bakhromov sukses menjebol gawang Alexandre Pisano usai menerima umpan Saidkhon Khamidov.
Jepang lantas berusaha keras mencari gol penyama kedudukan. Tapi permainan Jepang tidak berkembang dan di sisi lain Uzbekistan beberapa kali mengancam lewat peluang dari Mukhammadali Urinboev pada menit 28 dan Asilbek Jumaev menit 34.
Memasuki babak kedua segala upaya dilakukan Jepang. Termasuk memasukkan Yumeki Yokoyama, Brian Nwadike, Yuto Ozeki, Yudai Shimamoto, dan Rei Umeki. Tapi lini belakang Uzbekistan masih sangat tangguh menjaga area permainan mereka.
Ketika harapan itu hampir sirna, sebuah umpan dari Keita Kosugi diteruskan Sena Ishibashi menjadi gol di menit 88. Laga pun berakhir imbang 1-1 dan memaksa diadakannya extra time sepanjang 30 menit.
Gol tersebut rasanya membuat intensitas permainan Jepang meningkat. Menit 96 ada sebuah tembakan dari Ozeki yang masih membentur tiang gawang. Beberapa peluang tercipta lagi namun tidak ada tambahan gol sehingga memaksa laga diselesaikan via adu penalti.
Satu penendang dari masing-masing tim dari 5 penendang reguler gagal melaksanakan tugas dengan baik. Penendang kedua Uzbekistan, Azizbek Tulkunbekov, hanya bisa melihat bola sepakannya melambung di atas gawang. Begitu juga dengan Nwadike sebagai penendang nomor 4 Jepang. Situasi yang membuat adu penalti memasuki sudden death.
