Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Cirebon mencatat ada sekitar 5.900 jiwa lebih yang terdampak kekeringan. Hingga saat ini, distribusi air terus dilakukan dan sudah 351 ribu liter air di salurkan untuk kebutuhan masyarakat.
Kolaborasi tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah bersama Damkar, DPRKP, PDAM, PMI unsur TNI, Polri dan pemerintah, terus melakukan upaya distribusi air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan.
Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon termasuk wilayah yang terdampak kekeringan cukup serius. BPBD mencatat, jumlah warga yang terdampak kekeringan hingga saat ini mencapai lima ribu sembilan ratus jiwa lebih, yang terdiri dari seribu tujuh ratus tujuh puluh enam KK.
Baca Juga:Truk Kontainer Oleng Tabrak Truk Wing Box di Pantura – VideoTerminal Wisata Paniis Meriah Sambut HUT ke-34 Kec. Pasawahan – Video
Sementara bantuan penyaluran air bersih yang rutin dilakukan sudah mencapai 351 ribu liter air. Proses pendistribusian air ini akan terus dilakukan selama musim kemarau panjang kali ini, karena berbagai sumber air di wilayah Argasunya, khususnya di RW enam menyusut drastis.
Diharapkan, bulan Oktober dan November sudah masuk masa peralihan musim kemarau ke musim penghujan sehingga kekeringan bisa sedikit teratasi.