Terminal Wisata Paniis Meriah Sambut HUT ke-34 Kec. Pasawahan – Video

Terminal Wisata Paniis Meriah Sambut HUT ke-34 Kec. Pasawahan
0 Komentar

Pemerintah Kabupaten Kuningan mendorong Terminal Wisata Paniis berfungsi optimal. Menyambut HUT ke 34 Kecamatan Pasawahan, sejumlah ide dan gagasan kembali mencuat agar terminal yang dibangun pada 2019 ini dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Pemerintah Kabupaten Kuningan mendorong Terminal Wisata Paniis berfungsi optimal sebagai simpul transportasi sekaligus penggerak ekosistem pariwisata di Kecamatan Pasawahan. Terminal ini tampak sangat ramai pada Sabtu kemarin, September 2026, saat Pemerintah Kecamatan Pasawahan merayakan puncak hari jadi ke-34 di lokasi ini.

Dorongan ini disampaikan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, saat memberikan sambutan, sekaligus meluncurkan Gerakan Masyarakat Menuju Kecamatan Pariwisata atau Gemmpar.

Baca Juga:Tugu Udang dari Knalpot Brong Hasil Razia Polisi Berdiri di Kota Cirebon – VideoPelaku Usaha Diwajibkan Miliki Produk Berlabel Halal – Video

Menurut Bupati, Gemmpar tidak boleh berhenti sebagai seremoni, melainkan harus menjadi gerakan bersama untuk mengintegrasikan potensi wisata antardesa. Dian mendorong konsep aglomerasi pariwisata, dengan mengubah pola persaingan menjadi kerja sama dan saling melengkapi.

Karena itu, Terminal Paniis diarahkan menjadi titik transit sekaligus penghubung menuju objek-objek wisata, seperti yang dikonsep sejak terminal ini diresmikan beberapa tahun lalu.

Bupati bahkan membuka gagasan penyediaan kendaraan wisata yang dapat menjemput wisatawan dari terminal dan mengantarkannya menuju berbagai destinasi. Konsep ini akan dibahas bersama pemerintah desa, kecamatan, dan dinas perhubungan.

Sementara itu, Camat Pasawahan Asep Dudi Riyadi menyebut milangkala ke-34 Kecamatan Pasawahan membawa dua misi utama, yaitu menggerakkan Gemmpar dan mengoptimalkan kembali Terminal Wisata Paniis.

Puncak perayaan hari jadi Kecamatan Pasawahan diisi berbagai rangkaian kegiatan, hingga puncaknya di Terminal Wisata Paniis, sejumlah tarian tradisional, dihadirkan generasi muda setempat, hingga menggelar jalan santai yang disambut santusias masyarakat.

0 Komentar