RADARCIREBON.TV- Peralihan dari musim kemarau ke musim hujan menjadi salah satu momen paling rentan bagi kita. Perubahan suhu dari panas ke dingin, membuat sistem kekebalan melemah sehingga tubuh jadi lebih mudah terserang penyakit. Salah satunya adalah influenza A. Dilansir Mandaya Hospital Group, influenza merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan dan dibagi menjadi tiga jenis utama yakni, influenza A, influenza B, dan influenza C.
Dibandingkan dengan jenis lainnya, virus influenza A termasuk H1N1 merupakan jenis yang paling berpotensi menyebabkan wabah karena dapat bermutasi dan menular dengan cepat. Lantas berapa lama influenza A bertahan di dalam tubuh? Berikut penjelasannya!
Berapa Lama Influenza A Bertahan di Dalam Tubuh?
1. Virus influenza A dapat menyerang siapa saja
Virus influenza A pada dasarnya gak pilih-pilih dalam mencari korban. Virus ini bisa menyerang siapa saja dari berbagai kalangan. Meski begitu, risiko pada setiap orang biasanya berbeda tergantung pada kondisi kesehatan dan usianya. Dilansir Med Park Hospital, dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak yang berusia di bawah 5 tahun memiliki risiko yang lebih tinggi tertular virus influenza A.
Baca Juga:Berapa Bayaran Veda Ega Pratama di Moto3? Inilah Perkiraam Gaji dan PenghasilannyaKapan Jadwal Timnas Indonesia Main Lagi Setelah Juara FIFA ASEAN Cup 2026?
Ini karena anak-anak belum memiliki sistem kekebalan yang baik. Ditambah kebiasaan mereka bermain dan menyentuh benda-benda sekitarnya, membuat virus dapat masuk ke tubuh dengan lebih mudah. Selain anak-anak, kelompok lain yang punya risiko tinggi adalah mereka yang berusia di atas 65 tahun, wanita hamil atau baru saja melahirkan, orang dengan berat badan berlebih, menderita penyakit pernapasan, hingga memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.
2. Berapa lama influenza A bertahan di dalam tubuh?
Salah satu penyebab utama kenapa influenza A dapat menyebabkan wabah adalah karena virus ini menyebar dengan sangat mudah. Dilansir Cleveland Clinic, virus influenza umumnya menyebar lewat udara ketika seseorang yang terinfeksi bersin, atau batuk. Saat itu terjadi, droplet yang mengandung virus akan menyebar di udara dan terhirup orang terdekat. Selain itu, virus yang menyebar juga bisa menempel di permukaan benda.
