Uji coba penerapan lima hari sekolah mulai ditertapkan di SMP Negeri Dua Gebang, Kabupaten Cirebon. Kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya enam hari, kini dipadatkan menjadi lima hari, Senin hingga Jumat. Selain untuk efisiensi waktu, kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi potensi tawuran pelajar yang sering terjadi pada hari Sabtu.
Inilah aktivitas belajar di SMP Negeri Dua Gebang, Kabupaten Cirebon. Sekolah ini mulai melakukan uji coba penerapan lima hari sekolah, dengan memadatkan kegiatan pembelajaran dari Senin hingga Jumat.
Kepala Sekolah SMP Negeri Dua Gebang, Hajah Heni Mulyana menyebut, program ini dilakukan dengan sejumlah pertimbangan, mulai dari efisiensi waktu, hingga memberikan kesempatan siswa beraktivitas bersama keluarga di akhir pekan. Selain itu, faktor keamanan siswa juga menjadi pertimbangan. Sebelumnya, setiap hari Sabtu, pihak sekolah harus siaga mengawasi kepulangan siswa, menyusul adanya potensi tawuran antar sekolah.
Baca Juga:Sultan Kacirebonan IX Terima Penghargaan Global – VideoMasyarakat Peringatkan Imbas Fiskal Akibat Skema KPBU APJ – Video
Penerapan program ini terlebih dahulu diajukan pihak sekolah kepada Dinas Pendidikan, dan kemudian diverifikasi oleh tim terkait serta pengawas sekolah.
Pihak sekolah berharap, lima hari sekolah tidak hanya membuat pembelajaran lebih efektif, tetapi juga memberikan rasa aman bagi siswa dan guru.