Insiden pelemparan bus rombongan suporter Persija Jakarta di Tol Palikanci, Kabupaten Cirebon, menuai kecaman dari Jakmania Cirebon. Akibat kejadian tersebut, dua suporter mengalami luka-luka. Jakmania Cirebon mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas pihak yang bertanggung jawab.
Insiden pelemparan bus rombongan suporter Persija Jakarta, The Jakmania, di Tol Palikanci, Kabupaten Cirebon, menuai kecaman dari Jakmania Cirebon. Peristiwa yang terjadi di KM 199, tersebut menyebabkan dua suporter mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Ketua Biro The Jakmania Cirebon, Syahril Rizky Kurniawan, menyayangkan aksi kekerasan yang dinilai membahayakan keselamatan suporter. Ia mendesak kepolisian segera mengungkap identitas para pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.
Baca Juga:Prioritas Pembangunan Harus Menjawab Kebutuhan Warga – VideoPDAM Tirta Jati Baru Tambah 1.200 Pelanggan – Video
Menurutnya, perbedaan dukungan terhadap klub sepak bola tidak seharusnya menjadi alasan untuk melakukan kekerasan. Seluruh kelompok suporter diharapkan dapat menjaga sportivitas dan mengutamakan keselamatan bersama.
Syahril juga mengimbau masyarakat dan seluruh suporter sepak bola untuk menjaga kondusivitas serta menjadikan sepak bola sebagai sarana mempererat persaudaraan, bukan memicu permusuhan.
Jakmania Cirebon berharap penyelidikan dapat segera dituntaskan, sehingga pihak yang bertanggung jawab dapat diproses secara hukum dan keamanan para suporter sepak bola tetap terjaga.
