.

25 Tahun Menabung, Pasutri Penjual Nasi Menir Naik Haji

radarcirebon.tv – Beginilah aktivitas Suniah, warga Desa Lemah Tamba Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon senin pagi. Istri dari Aridi ini memilih dan memisahkan batu yang masi bercampur bersama beras menir atau beras pecahan kemudian beras sisa gilingan padi tersebut dimasak suaminya yang sudah mahir agar dapat layak dikonsumsi.

Menjual nasi menir sudah dilakoni pasangan suami istri tersebut sejak 25 tahun lalu, mereka menyisihkan hasil penjualan, salah satunya untuk menunaikan ibadah haji dan dapat mendaftarkan haji pada tahun 2011 lalu hingga akhirnya mereka akan berangkat pada 18 Agustus mendatang.

Meski menyisihkan hasil penjualan untuk pergi haji, pasutri ini juga berhasil menyekolahkan tiga orang anaknya yang kini sudah berkeluarga. Bagi mereka menyisihkan sedikit namun teratur merupakan hal yang ditanam sejak awal berjualan nasi menir.

Segala persiapan sudah dilakukan pasutri ini, dari hasil penjualan menir yang kerap dipandang sebelah mata menjadi keberkahan tersendiri hingga dapat pergi haji. (Sudedi)

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More

× Hubungi Marketing