RADARCIREBON.TV- Sayuran kangkung ini memang menjadi salah satu sayur yang di gemari oleh masyarakat Indonesia. Kangkung memang sudah menjadi santapan hari-hari bagi masyarakat tanah air, tapi kamu harus tahu juga cara tanam kangkung dengan metode hidroponik ini.
Kangkung di kenal dengan tanaman yang memiliki biaya perawatan minim, kamu membutuhakn jumlah air yang banyak dan pupuk yang bagus juga. Apabila kamu ingin menanam kangkung di rumah tentu bisa juga dengan cara menanam menggunakan metode hidroponik.
Sayur Kangkung
Kangkung atau Ipomoea aquatica adalah tumbuhan yang tumbuh di air atau di tanah yang lembab. Sayur ini memiliki akar serabut serta bisa mengapung dan biasanya berbentuk seperti kepala panah.
Baca Juga:Cara Bercocok Tanam Tanpa Tanah yang Modern dengan Hidroponik, Ini Dia Pengertian Hidroponik dan Perkembangannya di IndonesiaNikmati Kenyamanan Menonton Kamu dengan H69 Max Android Tv Box No Burik dan Harga yang Menarik
Biasanya kangkung bisa memiliki panjang 5-15 cm dengan lebar 2-8 cm. Tanaman ini memiliki bunga berbentuk seperti terompet dengan diamternya 3-5 cm dan berwarna putih dengan warna ungu muda.
Awal mulanya ada tanaman ini sebetulnya belum begitu jelas, namun banyak ilmuwan yang menyepakati bahwa kangkung berasal dari daerah Asia Tenggara. Walupun ini memang belum tau pasti kebenarannya.
Kudapan ini sebetulnya tidak hanya di Indonesia saja tapi bisa menjadi kudapan bagi negara seperti, Malaysia, China, Thailand, Vietnam, Filipina dan juga Kamboja.
Namun tidak hanya di daerah Asia saja, tanaman ini pun di budidayakan di Australia dan Amerika Serikat. Kangkung ini cocok di budidayakan di daerah yang memiliki iklim sedang.
Cara Menanam Kangkung Hidroponik
1. Menyiapkan Perlengkapan
Perlengkapan yang perlu kamu persiapakan sebelum menanam kangkung hidroponik yaitu, benih kangkung yang bisa kamu beli di toko tanaman, baskom berjaring, baskom atau ember air.
2. Seleksi Benih Kangkung
Step selanjutnya yaitu menyeleksi benih kangkung mana yang bagus dan mana yang kurang baik. Cara menyeleksinya pun mudah dengan di rendam dalam wadah biarkan selama 24 jam.
Jika sudah di rendam, apabila ada benih yang mengapung, maka di buang dan apabila ada benih yang tetap tenggelam berarti benih tersebut memilki kualitas yang bagus.
