Jangan Asal Tanam Biar Hasilnya Enggak Gagal, Ini Dia Cara Pemupukan Hidroponik yang Benar Dijamin Berhasil

kompas.com
kompas.com
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Metode penanam tanpa media tanah hanya dengan menggunakan wadah apa pun itu selama ada air. Agar hasil penanaman hidroponik ini berhasil, kamu juga harus mengetahui cara pemupukan dengan metode hidroponik.

Metode hidroponik banyak di sukai sebagian masyarakat karena praktis, terutama mereka yang tinggal di lahan sempit dan tidak memiliki halaman untuk bercocok tanam.

Sebetulnya pemberian pupuk pada media tanah dan metode hidroponik ini sama-sama membutuhkan pupuk tetapi, ada perbedaan dalam bentuk dan pemberian pupuk serta proses penyerapan nutrisi dari pupuk yang di lakukan oleh akar tanaman.

Baca Juga:Mengisi Waktu Liburan Kamu dengan Jalan-Jalan ke 5 Tempat di Bogor yang Mudah Dijangkau Oleh Kendaraan UmumJangan Risau dan Galau Mobil Bekas Bisa Menjadi Solusinya, Berikut Ini Rekomendasi Mobil Kecil Matic Murah Bekas Hanya 50 juta

Pupuk untuk Tanaman Hidroponik

Jika pada metode penanaman biasa, pupuk memiliki berbagai bentuk seperti bulir kristal berukuran besar dan kecil, cair, halus seperti tepung atau bubuk, hingga tanah gembur.

Sedangkan untuk pupuk hidroponik ini bentuknya bubuk dan nantinya di encerkan saat ingin menanam hidroponik. Jika kamu mencari pupuk yang cair pun ada, namun jarang banyak yang menjual.

Biasanya jenis pupuk yang sering di gunakan dalam sistem tanam hidroponik adalah nutrisi ab mix. Pada umumnya pupuk ini memiliki dua bentuk yang akan dilarutkan secara bersamaan, yakni bubuk dan bulir-bulir kecil.

Pupuk ab mix ini mengandung unsur makro hara dan unsur mikro hara. Untuk unsur makro hara mengandung nitrogen, fosfor, kalium, dan magnesium. Sementara mikro hara mengandung besi, tembaga, dan khlor.

Pemupukan Hidroponik

Hal yang harus kamu lakukan yaitu melarutkan nutrisi ab mix sebagai pupuk, untuk tanaman hidroponik.

1. Larutkan kemasan A dan B

Untuk nutrisi ab mix berukuran 0,5 liter, siapkan dua cangkir ukur berukuran 0,5. Pada masing-masing cangkir digunakan untuk melarutkan kemasan A dan B. Selanjutnya tuangkan semua isi kemasan A ke salah satu cangkir ukur dan tuangkan air ke salah satu cangkir sebanyak 250-300 mililiter. Setelah itu lalu aduk hingga merata.

Step selanjutnya tambahkan air hingga mencapai titik 500 mililiter, lalu aduk kembali, dan masukkan ke botol yang sudah di tandai “A”. Lakukan hal yang sama pada kemasan B.

Baca Juga:Tak Perlu Jauh-Jauh ke Thailand Untuk Menikmati Pasar Terapung, Ini Dia 5 Tempat Wisata Bandung yang MurahPanggilan Untuk Para Kolektor! Ini Dia Deretan Uang Kuno yang Banyak Diminati Oleh Warga Indonesia

2 Masukkan Nutrisi ab Mix ke Dalam Air

Setelah itu siapkan air sebanyak dua liter. Adapun jumlah ini untuk menghasilkan air nutrisi dengan tingkat kepekatan 800 parts per million. Tuangkan lima sampai 10 ml isi botol A ke dalam air.

Selanjutnya lakukan hal yang sama dengan isi botol B dan aduk air agar campuran botol A dan B. Aduk hingga tingkat kepekatan air sudah sesuai. Apabila tingkat kepekatan melebihi target ppm yang telah d itentukan, tambahkan air pada campuran tersebut.

Sementara itu jika tingkat kepekatan air sudah sesuai dengan target ppm, kamu bisa langsung tuangkan air nutrisi ke dalam wadah tanaman hidroponik.

Demikianlah tata cara pemupukan tanaman hidroponik agar kamu bisa menghasilkan sayuran yang baik.

0 Komentar