Warga Kesulitan Air Bersih

0 Komentar

Krisis air bersih, warga Desa Lebakwangi, Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal, manfaatkan sumber mata air sendang. Warga pun harus berjalan kaki, untuk mengambil air, yang jaraknya hampir 1 kilometer, dengan naik turun bukit. Krisis air bersih di Desa  Lebakwangi ini berlangsung hampir 2 bulan, akibat dari dampak kekeringan pada musim kemarau.

Pemandangan warga Desa Lebakwangi Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal, mengambil air di sumber mata air sendang ini, terjadi setiap hari, baik pagi, siang atau sore hari. Warga memanfaatkan sumber mata air sendang yang ada di tepi sungai sejak sebulan terakhir, saat krisis air bersih melanda Desa Lebakwangi, akibat dari dampak kekeringan pada musim kemarau ini.

Warga juga harus berjalan kaki sepanjang hampir 1 kilometer, dengan naik turun bukit untuk mendapatkan air bersih. Sedang kecilnya sumber mata air, warga pun harus mengantri bergiliran mengambil air.

Baca Juga:Sekda Panggil Kontraktor Dan Rektorat IAIN Syekh NurjatiSekda Berpeluang Jadi Pj Walikota

Sumber mata air sendang ini, adalah satu satunya mata air yang terdekat dengan perkampungan warga di RT 02 RW 03 Desa Lebakwangi Jatinegara. Sedang, kalau warga tidak mengambil air dari mata air sendang, terpaksa warga harus membeli air bersih dengan harga 2.000 rupiah per jembung atau dirigen. Padahal setiap hari air yang dibutuhkan untuk mandi, mencuci dan masak, bisa mencapai lebih dari 5 dirigen.

Warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Tegal, untuk bisa memberikan bantuan air bersih, untuk warga Desa Lebak Wangi, yang sedang dilanda kekurangan air bersih. Menurut warga, sejauh ini belum ada bantuan air bersih dari mana pun, termasuk dari Pemkab Tegal.

Sedang atau sumber mata air di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal tercatat ada sebanyak  7 desa, yang saat ini sedang dilanda krisis air bersih Pemerintah Kabupaten Tegal, diharapkan cepat bertindak untuk mengatasi krisis air bersih yang terjadi di Kecamatan Jatinegara

0 Komentar