Belum Tentu Laptop Kamu Harus Ganti Baterai: Inilah 7 Cara Mengatasi Laptop Tidak Bisa di Charge

laptop yang tidak bisa di-charge: intrik.id
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Kita tidak akan panik jika lampu indikator pengisian daya tidak menyala saat baterai laptop menunjukkan persentase yang rendah. Sebaliknya, kita biasanya akan langsung mengisi baterai laptop.

Jika laptop kamu tidak bisa di charge, itu wajar untuk membuat kamu panik karena laptop tidak dapat di gunakan jika baterainya mati. Namun, cobalah untuk tenang; laptop yang tidak bisa di charge kadang-kadang bukanlah masalah serius dan dapat di selesaikan sendiri.

Kali ini, kamu akan di ajak memahami strategi untuk mengatasi laptop yang tidak bisa di charge.

Baca Juga:WOW! Ada Bocoran Fitur AI yang Akan Hadir pada Samsung Galaxy S24 SeriesInilah 3 Rekomendasi Smartphone TECNO Termurah dengan Layar AMOLED di Awal Tahun 2024

1. Periksa fisik sambungan kabel

Langkah pertama untuk memecahkan masalah pengisian daya ini adalah memeriksa sambungan. Setelah memastikan kabel pengisi daya telah di masukkan dengan kuat ke port pengisian laptop, periksa sambungan ke stopkontak. Jika Anda terhubung ke soket ekstensi, coba sambungkan langsung ke stopkontak.

Jangan lupa memeriksa koneksi tempat kabel di colokkan ke adaptor AC brick. Terkadang, ini bisa jadi longgar jika tersandung atau karena di regangkan dari waktu ke waktu.

2. Keluarkan baterai dan sambungkan ke daya

Cari tahu apakah baterai laptop berfungsi atau tidak. Caranya, lepaskan baterai laptop dari mesin.

Sebelum melepas baterai, kamu perlu mematikan komputer terlebih dahulu. Juga, lepaskan semua aksesori dan pengisi daya. Setelah baterai di lepas, tahan tombol daya selama beberapa saat untuk mengosongkan sisa daya di sistem. Lalu, sambungkan ke pengisi daya dan tekan tombol power untuk menyalakan laptop.

Jika berfungsi dengan baik tanpa baterai, maka masalah pengisian daya laptop terletak pada baterai. Pastikan tempat baterai bersih, bersihkan semua kotoran dan beda asing di dalamnya. Jika ini tidak menyelesaikan masalah, kemungkinan besar baterai memang harus di ganti.

3. Pastikan kamu menggunakan charger dan port yang tepat

Banyak laptop hanya memiliki satu port untuk colokan pengisi daya, tetapi laptop yang lebih baru mungkin menggunakan USB-C untuk mengisi daya namun, pastikan kamu memeriksa semua port USB-C laptop, karena beberapa hanya di tujukan untuk transfer data, dan yang lain mungkin memiliki ikon kecil di sebelah port yang di maksudkan untuk mengisi daya.

Sebaiknya, gunakan pengisi daya asli yang di sertakan dengan laptop. Pengisi daya palsu dapat menyebabkan kerusakan permanen pada perangkat. Sebab, pengisi daya buatan pihak ketiga mungkin tidak menggunakan watt yang tepat, yang dapat mengakibatkan pengisian daya laptop menjadi sangat lambat atau tidak bisa sama sekali.

Baca Juga:TWS Open-Ear Huawei yang Pertama di Indonesia: Huawei FreeClip Segera Rilis di Indonesia, TWS Open-Ear yang Cantik!Punya Performa yang Sangat Cocok untuk Segala Aktivitas Kamu: Spesifikasi iQOO Neo 9 dan Neo 9 Pro Meluncur, Layak Jadi Flagship Killer? 

4. Periksa apakah ada kerusakan kabel daya

Kabel daya bisanya sangat sensitif yang mungkin menjadi penyebab laptop tidak dapat di isi daya. Periksa kabel daya dengan meraba sepanjang kabel apakah ada tekukan, patah, atau bengkok yang tidak biasa.

Jika kamu menemukan tanda-tanda kerusakan,  mengganti ujung kabel daya yang terpengaruh akan memperbaiki masalah.

5. Perbarui driver

Terkadang, pembaruan driver dapat memulihkan kesehatan laptop ke keadaan aslinya. Berikut langkah untuk memperbarui driver baterai laptop Windows 10:

  • Klik kanan menu Start untuk membuka menu Quick Access dan pilih Device Manager
  • Klik Baterries, dan klik kanan Microsoft ACPI Compliant Control Method Battery
  • Tekan Update Driver

Selanjutnya, akan muncul pertanyaan, “How do you want to search for drivers?” dan kamu memiliki opsi untuk membiarkan Windows mencari secara otomatis atau menelusuri PC secara manual untuk perangkat lunak yang sesuai.

6. Biarkan laptop hingga mendingin

Baterai menghasilkan panas saat bekerja keras untuk membuat laptop tetap menyala. Namun, saat bekerja terlalu keras, ini dapat menghasilkan panas berlebih yang memicu banyak masalah serius. Suhu baterai yang terus meningkat dapat menyebabkan kesalahan sensor yang menyampaikan ke sistem bahwa baterai terisi penuh atau tidak ada.

Jika laptop terasa panas, letakkan di permukaan yang sejuk dan terbuka. Setelah benar-benar dingin saat di sentuh, kamu bisa mengisi dayanya kembali.

7. Gunakan pengisi daya laptop lain

Jika kamu sudah memeriksa semua colokan dan kabel, tetapi laptop kamu masih tidak dapat mengisi daya, cobalah meminjam charger laptop dari teman yang sesuai. Lihat apakah charger berfungsi dengan baik; jika itu berfungsi dengan baik, masalah mungkin berasal dari charger yang sudah rusak. Mendapatkan charger baru adalah solusi untuk situasi ini.

Meskipun biasanya charger pihak ketiga di jual dengan harga lebih murah, sebaiknya gunakan yang resmi jika memungkinkan. Suku cadang pihak ketiga seringkali tidak memenuhi standar kualitas komponen asli, yang berisiko merusak komputer atau memicu kebakaran.

Semoga, satu atau beberapa langkah di atas dapat memperbaiki masalah laptop yang tidak mengisi daya saat di colokkan. Jika masalah di sebabkan oleh kerusakan pada bagian dalam laptop, kamu harus membawanya ke tempat servis resmi untuk diperiksa. Kemungkinan, mereka akan menyarankan untuk mengganti baterai atau membeli charger baru.

0 Komentar