Fakta Menarik Pulau Kunti : Lokasi dan Asal Usul Namanya! – Cocok untuk Berwisata Bareng Besti

Pulau Kunti
Asal usul Pulau Kunti Sukabumi/Youtube:cooxs killer
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Bagi kamu yang belum tahu dengan pulau ini, wajib simak sampai habis. Akan dibahas tentang Fakta menarik Pulau Kunti. Penasaran? 

Tentang Pulau Kunti

Pulau Kunti merupakan salah satu pulau yang menawarkan keindahan dan kekayaan alam. Meski namanya terdengar menakutkan, namun Pulau Kunti tidak ada hubungannya dengan hal mistis. Pulau ini mendapat namanya karena orang yang berkunjung sering mendengar suara tawa para wanita, mengingatkan kita pada suara Kuntilanak, hantu yang menjadi urban legenda di kalangan masyarakat Indonesia.

Namun suara dari Pulau Kunti bisa dijelaskan secara ilmiah. Ternyata suara tawa yang mengingatkan pada kuntilanaku ini berasal dari suara gulungan ombak yang menghantam bebatuan pulau di permukaan laut. Itulah sebabnya pulau ini mendapat nama Kuntisaari, dimana suara deburan ombaknya menyerupai suara tawa Kuntilaku dari jauh.

Baca Juga:Review Alva One : Motor Listrik yang Bagus dan Cocok Untuk Istri – Segini Harganya!Mana yang Lebih Unggul? Yuk Simak Ini Dia Perbedaan Alva One dan Alva Cervo

Selain itu, di Pulau Kunti terdapat batu jenis konglomerat atau melanit, dimana batu tersebut diperoleh dari hasil pembentukan lava vulkanik yang berumur jutaan tahun. Selain itu, bentuk batu ini juga berongga sehingga mengeluarkan suara khas saat terhempas ombak. Tapi Anda tidak mendengar suara itu sesering yang seharusnya, bukan?

Jadi pengunjung hanya bisa mendengar suara tersebut saat air laut berada pada ketinggian 4-5 meter. Selain terkenal dengan suara deburan ombaknya, Pulau Kunti juga memiliki sebuah gua bernama Gua Jomblo, Gua Jomblo atau Gua Anti Jomblo. Selain itu, nama gua ini diambil dari cerita turun temurun masyarakat setempat yang menarik untuk diketahui..

 

Lokasi Pulau Kunti

Bagi yang berminat melihat langsung keindahan alam Pulau Kunti bisa mampir dulu ke tempatnya. Pulau Kunti terletak di dataran tinggi kecil di Geopark Ciletuh, Palabuhanrat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Lebih spesifiknya, kawasan Pulau Kunti juga terletak di semenanjung Cagar Alam Cikepuhi atau Cagar Alam Cibanteng.

Apa saja fakta menariknya?

1. Aturan Pembaruan di Pulau Kunti

Sejak akhir tahun 2023, Pulau Kunti telah memperbarui aturan yang melarang untuk dikunjungi. Sayangnya bagi wisatawan yang ingin menyaksikannya secara langsung, Kunti merupakan tempat umum yang resmi ditutup. Peraturan ini akan mulai berlaku pada awal tahun 2024 dan tidak mengizinkan wisatawan memasuki kota tersebut.

Sementara itu, penutupan kawasan Pulau Kunti juga telah disepakati hasil Rapat Koordinasi Pengelolaan Pulau Kunti dan Pantai Pasir Putih (2023) di Kantor Desa Mandrajaya. Sebab, Pulau Kunti sebenarnya bertugas sebagai Cagar Alam Cibanteng.

2. Menjadi Kawasan yang Terlindungi

Selain di atas, Pulau Kunti sebenarnya merupakan kawasan yang menjadi rumah bagi berbagai satwa langka yang dilindungi – elang bondoli, kera ekor panjang, rusa, dan elang jawa. Selain itu, kawasan ini juga memiliki berbagai jenis tumbuhan yang juga menjadi salah satu ciri khas Pulau Kunti, seperti pohon kelapa dan pandan laut

3. Memiliki Penduduk dengan Budaya yang Masih Lekat

Faktanya, kawasan pulau Kunti masih terkenal dengan budaya dan tradisi lokalnya, dimana masyarakatnya sangat menjaga dan melestarikan adat istiadatnya, termasuk tarian tradisional dan festival budaya setiap tahunnya. Jadi larangan berkunjung ke Pulau Kunti juga mengurangi dampak negatif aktivitas manusia ya.

0 Komentar