RadarCirebon.Tv– Penyakit Osteoporosis adalah berkurangnya kepadatan tulang yang menyebabkan tulang menjadi keropos dan mudah retak/patah.
Kondisi ini jarang menimbulkan gejala, dan biasanya baru di sadari ketika penderitanya mengalami cedera.
Osteoporosis sering kali di alami oleh wanita dewasa yang memasuki masa menopause.
Baca Juga:Manfaat Yoghurt Untuk Kesehatan Bisa Menjaga Osteoporosis Tulang Anda !Perkembangan Bayi Pada Trimester Pertama Sampai Trimester Ketiga
Meski begitu, tak menutup kemungkinan anak-anak dan orang dewasa muda juga bisa mengalaminya.
Ketahui lebih lanjut tentang apa yang di maksud osteoporosis melalui ulasan berikut ini.
Osteoporosis adalah penyakit akibat menurunnya kepadatan tulang dan penurunan kemampuan regenerasi tulang bagian dalam serta ketidakmampuan mengatur kandungan mineral di dalam tulang.
Kondisi tersebut memicu terjadinya pengeroposan tulang, sehingga tulang menjadi rentan patah.
Namun, pengeroposan tulang ini dapat terjadi secara perlahan dalam kurun waktu yang lama. Hal inilah yang membuat penderitanya sering kali tidak menyadari gejala osteoporosis.
Terdapat mitos osteoporosis yang beredar bahwa penyakit ini terjadi secara alami dan tidak dapat di hindari karena terjadi akibat penuaan.
Faktanya, kondisi ini sebenarnya dapat di cegah melalui pola hidup sehat dan pendeteksian osteoporosis dini.
Jenis-Jenis Osteoporosis
Osteoporosis Primer
Baca Juga:Fungsi vitamin A Dalam Tubuh Yakni Bisa Menjaga Kesehatan Organ Reproduksi !10 Manfaat Wortel Untuk Mengendalikan Kadar Gula Darah Anda !
Osteoporosis primer adalah kondisi penurunan kepadatan tulang pada wanita yang memasuki masa menopause dan lansia.
Kondisi ini terjadi akibat menurunnya hormon estrogen pada usia lanjut yang dapat memicu pengeroposan tulang.
Osteoporosis Sekunder
Osteoporosis sekunder adalah osteoporosis yang di picu penyakit atau kondisi lain, misalnya efek samping operasi atau pemberian obat-obatan.
Penyebab Osteoporosis
Seiring bertambahnya usia, kepadatan dan fungsi tulang akan semakin menurun, sehingga tulang menjadi lebih mudah keropos.
Namun, hal ini tidak berarti setiap lansia akan mengalami osteoporosis,normalnya, tulang mengalami proses pembaruan yang konstan.
Di mana tulang yang sudah tua akan di gantikan dengan tulang baru. Namun, proses ini melambat seiring dengan pertambahan usia.
Melambatnya proses pembaruan tulang ini perlahan dapat membuat tulang kehilangan kepadatannya sehingga tulang pun menjadi lebih rapuh dan meningkatkan risiko osteoporosis.
Cara Mengobati Osteoporosis
Apabila di nyatakan mengalami osteoporosis, dokter akan menentukan rencana perawatan yang di sesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda.
