RADARCIREBON.TV- Persebaya Surabaya tampil di laga pembuka BRI Super League 2025/2026 dengan keyakinan tinggi.
Meskipun menghadapi mantan pemain andalan mereka yang kini berkostum PSIM Yogyakarta, tim Bajul Ijo menegaskan tidak akan terpengaruh oleh faktor emosional tersebut.
Jejak Mantan yang Menggoda
Sejak diumumkannya jadwal laga pembuka, Persebaya kontra PSIM pada Jumat malam, 8 Agustus 2025, sorotan langsung tertuju pada dua nama yang pernah menjelma sosok penting di kubu Green Force, winger cepat Kasim Botan dan gelandang kreatif Ze Valente.
Baca Juga:Persebaya Dalam Masalah! Laga Perdana Hadapi Klub yang Kini Dilatih Asisten Ronald Koeman di Timnas Belanda!Link Streaming dan Cara Nonton Big Match Persebaya vs PSIM: Partai Pembuka, Duel di Pulau Jawa!
Selain itu, Reva Adi Utama, mantan kapten Persebaya, kini mengenakan ban kapten di PSIM.
Kasim Botan, yang pindah ke PSIM per 1 Juli 2025, menyatakan motivasinya kuat meskipun menghadapi mantan timnya.
“Insya Allah kalau dikasih kesempatan main sama pelatih saya akan memberikan yang terbaik.”
Ze Valente juga siap “menyakiti” mantan timnya lagi mengindikasikan ambisi besar menghadapi Persebaya.
Persebaya Siap, Fokus, Tidak Terganggu
Manajemen dan pelatih Persebaya menegaskan konsentrasi penuh pada persiapan pertandingan.
Pasukan Bajul Ijo datang ke musim baru dengan tujuh wajah anyar serta pelatih Spanyol, Eduardo Perez.
“Kami perlu bekerja dengan gaya permainan yang kami inginkan. Kami serius melakukan persiapan agar bisa berada dalam kondisi terbaik,” ujar Perez.
Head-to-head antara kedua tim memang sedikit berpihak kepada Persebaya, dengan catatan satu kemenangan dan satu hasil imbang sejak 2017 namun panjangnya rentang waktu serta perubahan di skuad dianggap tidak relevan lagi.
Atmosfer Kandang yang Menggelegar
Baca Juga:Drama Panas Bursa Transfer! Kenapa 8 Bintang Top Tolak Newcastle United di Musim Panas 2025LAFC Geger! Jersey Nomor 7 Son Heung‑min Ludes Diserbu Fans dalam Hitungan Menit!
Laga ini bukan sekadar pembuka kompetisi, melainkan adalah panggung pertunjukan bagi kedua tim.
Stadion Gelora Bung Tomo dipastikan akan dipenuhi suporter loyal, para Bonek siap memberikan tekanan untuk mendukung tuan rumah, sementara PSIM membawa momentum promosi dan dukungan penuh dari Laskar Mataram.
Selain duel klasik ini, musim 2025/2026 juga menandai perubahan besar, kompetisi kini berganti nama menjadi Super League dan setiap klub diperbolehkan mengontrak hingga sebelas pemain asing meski hanya delapan yang bisa diturunkan per laga. Regulasinya lebih longgar dan ambisi klub semakin tinggi.
