RADARCIREBON.TV- Aksi solidaritas dari pengemudi ojek daring (ojol) di Kota Bandung muncul sebagai sikap kolektif atas peristiwa tragis yang menimpa rekan mereka, Affan Kurniawan dikenal dengan inisial AK, yang meregang nyawa setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Militer Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta, pada Kamis (28/8).
Peristiwa memilukan ini memantik gelombang dukungan dan desakan atas keadilan di berbagai daerah salah satunya Bandung.
Keluarga Berduka, Kota Terpanggil
Keluarga AK diliputi duka yang mendalam. Sosok Affan dikenal sebagai tulang punggung keluarga, pemuda rajin yang selalu bekerja keras demi kesejahteraan orang-orang terdekatnya.
Baca Juga:Aksi Kemanusiaan Willie Salim di Tengah Duka, Dampingi Keluarga Affan Kurniawan Korban Ojol yang Tewas DilindaSesko Debut Starter di MU, Statistik Kontra Grimsby Bikin Geleng Kepala
Berita kepergiannya secara tiba-tiba memukul hati banyak orang, terutama sesama pengemudi ojol yang merasa terpanggil untuk menunjukkan empati secara nyata.
Gemuruh Solidaritas di Bandung
Di Bandung, para pengemudi ojol merespons tragedi ini dengan gelombang solidaritas yang menegaskan persaudaraan profesi mereka.
Aksi mereka bukan sekadar bentuk protes, tapi upaya merawat rasa kemanusiaan yang mendalam sekaligus menuntut klarifikasi dan keadilan atas insiden yang menimpa rekan mereka.
•Ketegangan dan Respon Aparat
Di lokasi aksi, aparat keamanan masih terlihat berjaga ketat. Suasana Mako Brimob dipenuhi dengan gas air mata dan barisan petugas antiteror yang siap siaga, mencerminkan tensi yang meningkat setelah insiden merebak.
Antusiasme massa terlihat jelas ketika ribuan pengemudi ojol berkumpul di Mako Brimob, beberapa hingga dihadang gas air mata, namun tak surut, mereka bertahan, menunjukkan tekad dan kesungguhan solidaritas yang mendalam.
Lalu lintas di kawasan itu pun terganggu parah. Arah Salemba dialihkan ke flyover Senen karena penumpukan massa, sebuah gambaran nyata bagaimana kemarahan dan kesedihan publik bisa memengaruhi arus mobilitas sehari-hari.
Makna Aksi, Lebih dari Sekadar Simbolis
Aksi di Bandung merupakan representasi kuat dari ketidakpuasan yang meluas terhadap insiden yang menewaskan salah satu dari mereka secara tragis.
Pengemudi ojol tidak hanya meratapi kepergian Affan, tetapi juga menuntut kejelasan hingga pertanggungjawaban atas insiden fatal yang menuntut nyawa seorang manusia pekerja keras.
Sorak sorai solidaritas mereka bukan sekadar bentuk dukungan emosional, ini adalah panggilan bagi penyelidikan tuntas dan reformasi respons institusi dalam menghadapi konflik antara warga sipil dan aparat negara.