Spalletti dan Para Kandidat, Lima Pelatih Top yang Masih Menganggur dan Jadi Rebutan Klub Premier League

Sepakbola Dunia
Luciano Spalletti memperlihatkan adaptasi cepat terhadap ritme kompetisi internasional, meski akhirnya ia mundur pada pertengahan 2025. Foto: Ig lucianospalletti/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Persaingan Premier League selalu menghadirkan tekanan luar biasa, bukan hanya bagi pemain tetapi juga para manajer.

Sejumlah klub seperti Nottingham Forest dan West Ham United kini tengah menimbang opsi pergantian pelatih demi mengangkat performa. Situasi ini membuka peluang bagi sejumlah pelatih top dunia yang kebetulan masih menganggur.

Nama-nama besar ini bisa menjadi referensi sekaligus solusi instan, mengingat rekam jejak serta kapasitas mereka dalam mengelola tim papan atas.

Baca Juga:Sir Alex Ferguson Puji Empat Pelatih Ternama, Tiga Masih Sukses di Premier LeagueLegenda Lapangan! Dari Zidane hingga Conte, 5 Sosok yang Sukses sebagai Pemain dan Pelatih

Berikut adalah 5 daftar pelatih top yang sedang tanpa klub dan berpotensi kembali ke dunia kepelatihan.

Lima Pelatih Top yang Masih Menganggur

1. Luciano Spalletti – Arsitek Revolusi Napoli

Luciano Spalletti menjadi figur paling menarik dari daftar ini. Reputasinya semakin menguat setelah membawa Napoli menjuarai Serie A musim 2022/23, prestasi yang mengakhiri penantian panjang klub tersebut.

Selain piawai meramu taktik berbasis penguasaan bola dan pressing agresif, Spalletti juga dikenal mampu menghidupkan potensi pemain muda sekaligus menjaga keseimbangan tim berisi bintang senior.

Yang membuat Spalletti menonjol adalah kemampuannya bekerja dalam tekanan besar. Menghadapi publik Naples yang terkenal keras bukan hal mudah, namun ia mampu mengubah atmosfer penuh ekspektasi itu menjadi energi positif bagi tim.

Saat menangani tim nasional Italia, Spalletti juga memperlihatkan adaptasi cepat terhadap ritme kompetisi internasional, meski akhirnya ia mundur pada pertengahan 2025.

Bagi klub seperti Nottingham Forest atau West Ham, Spalletti dapat memberi lebih dari sekadar stabilitas. Ia menawarkan visi sepak bola progresif, pengalaman di level elite, dan mentalitas juara.

Baca Juga:Pasca Dipermalukan Grimsby, Manchester United dan Amorim di Persimpangan JalanPertaruhan Papan Bawah Klasemen, PSBS Biak vs Persik Kediri Berebut Pintu Keluar Dari Zona Degradasi!

Faktor ini menjadikannya opsi paling kompleks sekaligus paling rasional jika sebuah klub ingin melonjak ke level yang lebih tinggi.

2. Ange Postecoglou – Si Filosof Garis Tinggi

Ange Postecoglou sukses mengantar Tottenham meraih trofi Liga Europa, sebuah capaian bersejarah setelah 17 tahun tanpa gelar. Namun gaya mainnya yang sangat ofensif juga menghadirkan risiko, Spurs mencatat 22 kekalahan di Premier League musim lalu.

Filosofi sepak bola garis tinggi yang ia terapkan sering kali menghibur, tetapi rentan jika tim tak memiliki kedalaman skuad mumpuni.

0 Komentar