Hasil Kejuaraan Dunia Junior 2025: Tim Bulutangkis Indonesia Lolos ke Semifinal! Siap Tempur Lawan India!

foto
tim bulutangkis junior indonesia/ foto: pbsi.id
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Tim bulutangkis beregu campuran Indonesia sukses banget nih — mereka berhasil lolos ke semifinal Kejuaraan Dunia Junior 2025! Di babak empat besar nanti, Garuda Muda bakal ketemu lawan berat sekaligus tuan rumah, India.

Bertanding di National Centre of Excellence, Guwahati, Kamis (9 Oktober 2025), tim Indonesia tampil solid dan berhasil ngalahin Taiwan dengan skor meyakinkan 2-0 (45-35, 45-35). Semua pemain yang turun juga tampil maksimal dan berhasil nyumbang poin penting buat Indonesia.

Pelatih tim, Andrei Adistia, ngaku puas banget sama performa anak-anak asuhnya.

Baca Juga:Drama di Paris, Ginting Tersingkir! Enam Wakil Indonesia Melaju di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF 2025Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2025, Jonathan Christie Tembus Babak Kedua 

“Terutama Raihan Daffa Edsel Pramono/Muhammad Rizki Mubarrok kemarin di set pertama lawan Hong Kong masih ketinggalan tapi di set kedua dan ketiga mereka bisa comeback dan secara mentalitas masih bisa terus dijaga. Hari ini di partai quarter final lawan Taiwan mereka juga bisa jadi penentu di partai kelima,” kata Andrei lewat keterangan resmi PBSI.

Andrei juga bilang kalau timnya langsung fokus buat lawan India di semifinal.

“Persiapan untuk babak semifinal tentunya kami akan mempelajari calon lawan dari video analis, dan kami akan evaluasi bareng dengan atlet malam ini. Besok pagi kami akan review lagi sedikit untuk reminder, besok melawan India kami akan tetap fight,” tegasnya.

Sementara itu, Rizki Mubarrok juga senang banget bisa jadi penentu kemenangan Indonesia.

“Kemarin pada saat jadi pertandingan pembuka lawan Hong Kong performa kami jelek. Kami kemudian instropeksi dan memperbaiki performa kemarin. Hari ini kami tampil lebih semangat dan lebih on fire. Kami ingin membuktikan kalau bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia dan layak dimainkan,” ujarnya.

Pasangannya, Raihan Daffa Edsel Pramono, nambahin kalau main di partai penutup ternyata bikin lebih tenang. “Perbedaan antara menjadi pertandingan pembuka dan penutup, pertandingan pembuka lebih deg-deg an karena skor mulai dari 0-0, harus ambil banyak poin, dan kalau bisa menang jauh. Tetapi kalau penutup tadi cukup tenang karena kita sudah leading cukup banyak,” katanya.

0 Komentar