RADARCIREBON.TV – Langkah tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, harus terhenti lebih awal di Thailand Open 2026 setelah kalah dari unggulan pertama dunia asal China, Shi Yu Qi, pada babak 32 besar. Pertandingan yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, menjadi salah satu sorotan utama turnamen karena mempertemukan dua pemain top dunia sejak putaran awal.
Ginting harus mengakui keunggulan Shi Yu Qi dalam dua gim langsung dengan skor 12-21 dan 17-21. Hasil tersebut membuat wakil Indonesia itu gagal melanjutkan langkah ke babak berikutnya dalam ajang BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026.
Pada gim pertama, Shi Yu Qi langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Pebulu tangkis asal China tersebut mampu mendominasi reli dan memaksa Ginting berada dalam tekanan. Permainan cepat dan akurasi pukulan Shi Yu Qi membuat Ginting kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya. Selisih poin terus melebar hingga akhirnya gim pertama ditutup dengan skor 21-12 untuk keunggulan wakil China.
Baca Juga:Jadwal dan Hiruk-pikuk Aksi Bulu Tangkis German Open 2026 yang Sungguh Sayang untuk DilewatkanStruktur Turnamen Bulu Tangkis BWF 2026 Terbaru, Simak disini!
Memasuki gim kedua, performa Ginting mulai membaik. Pebulu tangkis Indonesia itu sempat unggul beberapa poin pada awal pertandingan dan mampu memberikan perlawanan lebih ketat. Variasi serangan dan tempo permainan yang mulai meningkat membuat pertandingan berjalan lebih seimbang dibanding gim pertama.
Namun, pengalaman dan konsistensi Shi Yu Qi kembali menjadi pembeda. Saat pertandingan memasuki poin-poin krusial, tunggal putra nomor satu dunia tersebut berhasil mengubah pola permainan dan mengambil alih kendali pertandingan. Ginting yang mencoba mengejar ketertinggalan akhirnya kembali harus menyerah dengan skor 17-21.
Usai pertandingan, Ginting mengakui dirinya masih kesulitan menghadapi pemain-pemain papan atas dunia, terutama ketika lawan mampu mengubah strategi permainan dengan cepat. Ia menyebut sebenarnya persiapan bersama pelatih sudah dilakukan dengan matang sebelum pertandingan dimulai.
Ginting mengatakan dirinya sempat menemukan ritme permainan di gim kedua, tetapi kurang cepat dalam mengantisipasi perubahan strategi lawan. Pernyataan tersebut juga disampaikan melalui rilis resmi PBSI setelah pertandingan berakhir.
Kekalahan ini membuat Indonesia kehilangan salah satu andalan di sektor tunggal putra lebih cepat dari perkiraan. Meski demikian, beberapa wakil Merah Putih lainnya masih bertahan di Thailand Open 2026, termasuk pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang berhasil lolos ke perempat final.
