RADARCIREBON.TV – Tim nasional Indonesia U-17 sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan krusial di fase grup Piala Dunia U-17 2025. Di bawah arahan Nova Arianto, tim ini akan menghadapi Honduras U-17 pada pertandingan terakhir Grup H yang akan berlangsung di Lapangan 7 Aspire Zone, Al Rayyan, pada Senin malam (10/11/2025) waktu Indonesia.Pertandingan ini merupakan momen penting, bukan sekadar pertarungan biasa, melainkan penentu nasib bagi kedua tim yang belum mengumpulkan poin dalam dua laga sebelumnya.
Nova Arianto kabarnya akan tetap menggunakan formasi 3-4-3 yang selama ini menjadi identitas permainan Garuda Muda. Dengan sistem ini, Indonesia dapat melakukan tekanan sejak awal berkat kecepatan pemain sayap dan pergerakan dinamis dari para penyerang muda.
Di posisi kiper, Dafa Algasemi memiliki peluang untuk kembali menjadi pilihan utama sejak awal pertandingan. Sementara lini belakang akan digalang oleh Eizar Tanjung, Putu Panji, dan Mathew Baker, yang diharapkan lebih disiplin dalam menjaga pertahanan di area kotak penalti.
Baca Juga:Prediksi Skor Pertandingan Semen Padang vs Borneo FC di Pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026Prediksi Skor Dewa United vs PSM Makassar: Pertarungan Seimbang dalam Perebutan Poin Penyelamat
Untuk sektor tengah, kombinasi antara Fabio Azkairawan dan Evandra Florasta diperkirakan akan menjadi penggerak utama permainan, sedangkan Lucas Lee dan Nazriel Alvaro akan beroperasi di sisi sayap untuk mendukung serangan. Pergerakan cepat dari lini tengah menuju depan akan menjadi fokus utama dalam taktik Nova kali ini.
Dalam lini serang, Mierza Firjatullah dan Fadly Alberto hampir dipastikan akan menjadi pilihan utama di depan. Keduanya dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan finishing yang baik. Dengan dukungan dari sayap yang agresif, Nova berencana untuk mengimbangi Honduras sejak menit pertama guna mencetak gol cepat dan menguasai jalannya pertandingan.
Honduras U-17 yang dilatih oleh Jose Israel Canales kemungkinan akan mengadopsi formasi 4-4-2. Dua penyerang mereka, Luis Suazo dan David Flores, menjadi ancaman utama melalui serangan balik yang cepat. Tim dari Amerika Tengah ini juga terkenal karena kekuatan fisik dan kecepatan, yang telah diantisipasi oleh Nova dengan penerapan pressing yang intens dan pertahanan berlapis.
“Kami harus tetap menjaga fokus dan kedisiplinan, namun di saat yang sama berani tampil menyerang. Mencetak gol cepat akan menjadi dorongan besar bagi rasa percaya diri tim,” ujar Nova usai sesi latihan jelang laga.
