7 Pemain Naturalisasi Malaysia Siap Gugat FAM Usai Dijatuhi Sanksi FIFA!

Pemain Naturalisasi Malaysia
7 Pemain Naturalisasi Malaysia Siap Gugat FAM Usai Dijatuhi Sanksi FIFA! Foto: IG (@malaysiafootballleague)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Tujuh pemain asal Malaysia dikenakan sanksi oleh FIFA terkait skandal naturalisasi. Para pemain Harimau Malaya itu melaporkan rencana untuk menggugat Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM).

Berdasarkan laporan dari Harian Metro, keputusan tersebut dipikirkan oleh ketujuh pemain setelah menerima sanksi dari FIFA. Salah satu penyebabnya adalah hilangnya sumber penghasilan mereka.

“Terungkap bahwa pengacara dari luar negeri sedang berbicara dengan ketujuh pemain tersebut untuk mempertimbangkan melakukan gugatan ganti rugi terhadap FAM karena adanya kesalahan teknis yang telah mereka akui sendiri,” ungkap seorang sumber.

Baca Juga:Jadwal Timnas Indonesia vs Brasil di Piala Dunia U-17 2025: Garuda Muda Siap Tantang Dengan Penuh Strategi!!Ujian Serius Jelang SEA Games Thailand 2025! Timnas Indonesia U-23 Siap Adu Kekuatan Lawan Mali

“Mereka (tujuh pemain) bisa melakukan hal tersebut, dan hal ini tidak mengejutkan karena pekerjaan mereka hilang akibat skorsing ini.”

“Upaya untuk menuntut ganti rugi dilakukan agar mereka bisa membersihkan nama baik mereka. Ini adalah hal yang penting agar mereka dapat mencari klub baru setelah skorsing berakhir,” tambahnya.

Ketujuh pemain tersebut adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka dikenakan larangan bermain selama 12 bulan dan denda karena kesalahan yang diakui oleh FAM.

Hukuman tersebut memang berdampak negatif pada para pemain. Beberapa dari mereka langsung mengalami pemutusan kontrak oleh klubnya, yang tentunya merugikan mereka.

Situasi bermula ketika ketujuh pemain naturalisasi tersebut mengklaim memiliki nenek moyang dari Malaysia. FIFA kemudian menerima laporan dan melakukan penyelidikan. Hasilnya, FIFA menemukan bahwa mereka tidak memiliki darah Malaysia, tetapi berasal dari Argentina, Brasil, Spanyol, serta Belanda.

FIFA memberikan sanksi berat atas kelalaian ini. FAM kemudian mengakui adanya kesalahan teknis dalam proses pengajuan dokumen ke FIFA, dan saat ini sedang melakukan investigasi independen untuk mencari tahu alasannya.

FAM sempat mengajukan banding terhadap sanksi tersebut. Namun, FIFA menolak banding itu dan tetap menghukum Malaysia atas kesalahan yang terjadi. FAM kini berencana untuk mengajukan banding lagi ke tingkat arbitrase.

Baca Juga:Pelatih Brasil Waspadai Timnas Indonesia U-17: Mereka Akan Tampil Secara Habis-habisan!Meski Ada Jay Idzes dkk, Pemain Belanda Tetap Hina Indonesia: “Sepakbola Indonesia Tidak Ada Apa-Apanya”

Kasus ini menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah sepak bola Malaysia dan mencoreng citra sepak bola Asia Tenggara di mata dunia. Banyak pihak menilai bahwa kejadian ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi federasi sepak bola lain agar lebih berhati-hati dalam proses naturalisasi pemain.

0 Komentar