RADARCIREBON.TV — Peta persaingan SEA Games 2025 Thailand mulai mengerucut. Hingga Selasa, 16 Desember 2025 pukul 13.00 WIB, Thailand dipastikan melaju tanpa gangguan menuju gelar juara umum, sementara Indonesia tampil solid mengamankan posisi kedua dengan keunggulan signifikan atas Vietnam.
Tuan rumah Thailand mencatatkan dominasi mutlak dengan raihan 146 medali emas, 88 perak, dan 61 perunggu. Jumlah tersebut membuat posisi mereka di puncak klasemen sudah tak terkejar oleh negara mana pun, bahkan sebelum seluruh pertandingan rampung digelar.
Keunggulan Thailand bukan hanya besar, tetapi bersifat absolut. Dengan selisih puluhan emas dari pesaing terdekat, sisa cabang yang dipertandingkan tidak lagi cukup untuk menggoyahkan status mereka sebagai penguasa SEA Games edisi kali ini. Publik tuan rumah pun mulai bersiap menyambut pesta penutupan dengan status juara umum di tangan.
Baca Juga:Update Raihan Medali Sea Games 2025, Wushu Indonesia Jadi Juara Umum Asean!Malaysia Tuan Rumah SEA Games 2027: Keuntungan Tuan Rumah, Ancaman Serius bagi Indonesia
Di bawah Thailand, Indonesia tampil konsisten dan kian kokoh di posisi kedua. Kontingen Merah Putih hingga siang ini mengoleksi 55 emas, 66 perak, dan 64 perunggu, unggul jauh atas Vietnam yang berada di posisi ketiga dengan 40 emas, 47 perak, dan 71 perunggu.
Selisih 15 medali emas antara Indonesia dan Vietnam menjadi tembok tebal yang sulit ditembus. Dengan jumlah nomor final yang semakin menipis, peluang Vietnam untuk menyalip Indonesia kian mengecil. Secara matematis dan psikologis, Indonesia berada dalam posisi aman untuk mengunci runner-up SEA Games 2025.
Tambahan emas Indonesia terus mengalir dari cabang-cabang unggulan seperti bulu tangkis, panjat tebing, wushu, menembak, dan senam artistik. Cabang-cabang tersebut menjadi tulang punggung perolehan emas, sekaligus bukti bahwa Indonesia mampu menjaga konsistensi di tengah ketatnya persaingan.
Yang menarik, banyak emas Indonesia justru lahir dari atlet-atlet muda. Mereka tampil tanpa rasa gentar di final, menunjukkan mental tanding yang matang meski sebagian besar menjalani debut di SEA Games. Hal ini menjadi sinyal positif bagi kesinambungan prestasi olahraga nasional.
Sementara itu, Vietnam terlihat mulai kehilangan ritme. Meski masih rajin menambah perak dan perunggu, produktivitas emas mereka melambat di fase krusial. Beberapa nomor yang sebelumnya diprediksi menjadi milik Vietnam justru lepas ke tangan Indonesia atau Thailand, membuat posisi mereka semakin terjepit.
