RADARCIREBON.TV – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, kembali meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit setelah timnya gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Tottenham Hotspur, Minggu (1/2/2026). Hasil tersebut membuat The Citizens kembali kehilangan ritme dalam persaingan papan atas Premier League.
Manchester City sempat berada di atas angin usai unggul dua gol lebih dulu. Namun, momentum pertandingan berubah drastis setelah Tottenham mencetak gol balasan yang memicu kebangkitan tuan rumah. Sorotan Guardiola tertuju pada gol pertama Spurs yang dicetak Dominic Solanke, yang menurutnya seharusnya tidak disahkan.
Dalam proses terjadinya gol, Guardiola menilai Solanke melakukan kontak ilegal dengan bek City, Marc Guehi. Penyerang Tottenham itu disebut mengenai bagian belakang kaki Guehi sebelum berhasil mencetak gol. Meski demikian, wasit di lapangan dan VAR menilai insiden tersebut masih dalam batas wajar dan tidak dianggap sebagai pelanggaran.
Baca Juga:Hugo Ekitike Tetap Membumi, Enggan Disamakan dengan Legenda Liverpool Fernando TorresPeringatan Tegas untuk Rosenior: Garnacho Dinilai Lebih Tepat Jadi Pemain Cadangan saat Chelsea Hadapi Arsenal
Keputusan tersebut menjadi titik balik pertandingan. Tottenham semakin percaya diri di babak kedua dan terus menekan lini pertahanan City. Solanke kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sebuah penyelesaian voli yang memastikan Spurs menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Hasil imbang ini memberi keuntungan besar bagi Tottenham sekaligus menghambat langkah City dalam perburuan gelar. Dengan tambahan satu poin, Manchester City kini tertinggal enam poin dari Arsenal yang masih kokoh di puncak klasemen.
Saat diminta menanggapi insiden gol pertama Solanke, Guardiola terlihat enggan memperpanjang perdebatan, namun tetap menyiratkan ketidakpuasannya. Ia menyebut bahwa situasi seperti itu sering menjadi “warna tersendiri” dalam kompetisi Liga Inggris.
Menurut Guardiola, gol pertama Tottenham membawa dampak emosional besar terhadap jalannya pertandingan. Setelah keputusan tersebut, ia merasa timnya kesulitan mengendalikan tempo dan situasi laga, meski secara permainan City sempat berada dalam posisi nyaman.
Keluhan ini bukan kali pertama dilontarkan Guardiola dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, ia juga mengkritik keputusan wasit dalam sejumlah pertandingan, termasuk gol Antoine Semenyo yang dianulir di Carabao Cup, tekel keras Diogo Dalot yang luput dari kartu merah di derbi Manchester, serta insiden handball pemain Wolves yang tak berujung penalti bagi City.
